'Perang' burger antara Burger King dengan Mc Donald's terjadi di Tottenham Court Road. (Sumber: Scott Reid /Twitter)
Ketika berbicara mengenai dua raksasa makanan cepat saji, Anda mungkin akan ikut ambil bagian, entah sebagai penggemar McDonald's atau pemuja Burger King.
Tidak ada jalan tengah dan tidak ada area abu-abu jika sudah berat pilihan pada salah satu restoran. Istilah 'perang burger' sendiri diciptakan pada tahun 70-an, setelah serangkaian kampanye periklanan yang kompetitif diluncurkan oleh kedua rantai restoran cepat saji terbesar tersebut, sebagai tanggapan atas upayanya masing-masing.
Empat puluh tahun kemudian, sebagian besar perang burger telah mereda, tapi ternyata masih kerap sesekali bergejolak. Bahkan sekarang di salah satu sudut Tottenham Court Road berdiri gerai Burger King dan McDonald's, dimana masing-masing membuat tawaran halus untuk pelanggan.
Sebuah gambar yang diunggah pengguna Twitter, Scott Reid dimana terdapat tanda yang dibuat oleh McDonald's persis di depan gerai Burger King agar mendorong pejalan kaki untuk memutar ke arah restonya. Akan lebih menarik jika ada pelanggan yang berputar dan kembali ke McDonald's, lalu ada pertanda dari Burger King yang mengirim Anda kembali kepada restoran itu, iya kan?
Menariknya, pada 2015 Burger King mengajukan 'gencatan senjata' dan merilis sebuah surat terbuka kepada McDonald's. Mereka menyarankan untuk berkolaborasi dalam makanan yang diberi nama 'McWhopper' sebuah kombinasi dari dua tanda tangan restoran burger tersebut.
McDonald's, bagaimanapun, menolak proposal tersebut, sebuah keputusan yang secara luas menarik kritik. Maka sepertinya, persaingan masih sangat hidup dan sehat. Jadi, apakah Kamu #TeamMcDonald's atau #TeamBurgerKing? (Mirror.co.uk)
Tidak ada jalan tengah dan tidak ada area abu-abu jika sudah berat pilihan pada salah satu restoran. Istilah 'perang burger' sendiri diciptakan pada tahun 70-an, setelah serangkaian kampanye periklanan yang kompetitif diluncurkan oleh kedua rantai restoran cepat saji terbesar tersebut, sebagai tanggapan atas upayanya masing-masing.
Empat puluh tahun kemudian, sebagian besar perang burger telah mereda, tapi ternyata masih kerap sesekali bergejolak. Bahkan sekarang di salah satu sudut Tottenham Court Road berdiri gerai Burger King dan McDonald's, dimana masing-masing membuat tawaran halus untuk pelanggan.
Sebuah gambar yang diunggah pengguna Twitter, Scott Reid dimana terdapat tanda yang dibuat oleh McDonald's persis di depan gerai Burger King agar mendorong pejalan kaki untuk memutar ke arah restonya. Akan lebih menarik jika ada pelanggan yang berputar dan kembali ke McDonald's, lalu ada pertanda dari Burger King yang mengirim Anda kembali kepada restoran itu, iya kan?
Menariknya, pada 2015 Burger King mengajukan 'gencatan senjata' dan merilis sebuah surat terbuka kepada McDonald's. Mereka menyarankan untuk berkolaborasi dalam makanan yang diberi nama 'McWhopper' sebuah kombinasi dari dua tanda tangan restoran burger tersebut.
McDonald's, bagaimanapun, menolak proposal tersebut, sebuah keputusan yang secara luas menarik kritik. Maka sepertinya, persaingan masih sangat hidup dan sehat. Jadi, apakah Kamu #TeamMcDonald's atau #TeamBurgerKing? (Mirror.co.uk)
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Lebih dari Sekadar Cantik: Mengapa Privasi Menjadi 'Kemewahan' Baru dalam Perawatan Estetika
-
Merayakan Hari Kartini, Perusahaan Wajib Bangun Ekosistem Kerja yang 'Family-Friendly' bagi Wanita
-
7 Pilihan Sepeda Gunung 26 Inch yang Paling Worth It Mulai Rp1 Jutaan, Gowes Enteng Banget
-
Silent Book Club: Ditemani Tanpa Kehilangan Ruang untuk Diri Sendiri
-
65 Persen Lembaga Keuangan Sudah Pakai AI, Apa Keuntungannya Buat Kita?
-
Jadi Tulang Punggung Ekonomi, UMKM Juga Penggerak Akses Keuangan di Masyarakat
-
Tren Bold Flavor, Toast Hitam dengan Sentuhan Gochujang hingga Buldak Ikut Meramaikan
-
5 Bedak Viva Cosmetics untuk Usia 45 Tahun ke Atas: Formula Ringan, Hasil Natural
-
Lebih Tahan Lama Lip Tint atau Lip Cream? Ini 5 Rekomendasinya yang Awet
-
Siapa Pemilik Toba Pulp Lestari? Perusahaan yang Diisukan PHK Massal 80 Persen Karyawan