Suara.com - Iklan-iklan yang tayang di televisi Jepang selama ini digemari karena memiliki konsep yang unik. Namun, sebuah iklan pariwisata terbaru belum lama ini menuai kontroversi, karena dianggap terlalu mesum.
Iklan pariwisata itu menampilkan tokoh maskot prefektur Miyagi, yaitu nasi kepal Musubimaru. Dengan tokoh perempuan berpakaian yukata yang diperankan oleh Mitsu Dan.
Mitsu Dan menjadi penanda iklan berdurasi tidak lebih dari 3 menit itu berbau seksualitas karena selama dikenal di dunia hiburan Jepang sebagai bintang film panas dan model bikini. Selain kecantikannya, ciri khas Mitsu Dan adalah suaranya yang menggoda.
Protes dilayangkan oleh kelompok advokat perempuan dan anggota dewan prefektur Miyagi untuk iklan pariwisata Miyagi yang diunggah di YouTube sejak Juli lalu. Menurut mereka, iklan itu sarat simbol-simbol mesum dan mencakup "ekspresi seksual yang membuat tidak nyaman". Demikian menurut Tohoku News via SoraNews24.
Pada adegan pembuka, Musubimaru tampak bosan saat berbaring di lantai. Dan mulai membelai lembut kepala maskot dan akhirnya berbisik dengan cara yang seksi "Miyagi, I-cha-u?" Miyagi ichau memiliki arti "ayo pergi ke Miyagi". Namun, jika digunakan dalam konteks berbeda, "ichau" bisa berarti "ejakulasi".
Reaksi mimisan yang ditunjukkan Musubimaru terhadap bisikan Mitsu Dan menimbulkan persepsi adegan ini sarat dengan seksualitas. Darah yang keluar dari hidung dalam budaya pop Jepang biasanya diidentikkan dengan pikiran cabul kaum lelaki. Pikiran Musubimaru langsung melayang.
Di adegan lain, Dan terlihat membelai kepala kura-kura terbang. Dia bertanya, "Bisakah saya menghubungi Anda?" Setelah mendapat pernyataan Dan, wajah kura-kura itu tampak merona merah.
Terlepas dari sindiran-sindiran visual dari iklan pariwisata tersebut, ada lebih banyak permainan kata yang terlibat di dalamnya.
Baca Juga: Wow, "Warkop DKI Reborn" Pasang Iklan di Pesawat!
Kura-kura dalam bahasa Jepang adalah "kame" dan kepala "gashira", digabungkan menjadi "kamegashira". Kamegashira dalam bahasa Jepang berarti bagian dari kemaluan pria.
Karena keluhan tersebut, Dewan Promosi Regional Miyagi mengumumkan mereka akan menurunkan iklan komersial tersebut setelah sebuah acara promosi di Sendai, pada 26 Agustus.
Hingga saat ini, iklan komersial tersebut masih ada di saluran YouTube berjudul "Cool Miyagi Summer 2017". Sejauh ini, jumlah pengunjungnya sudah mencapai hampir empat juta viewers. (Asiaone)
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Bukan Soal Jumlah, Frekuensi Pakaian Dapat Tentukan Dampak Lingkungan
-
Tak Perlu Hapus Makeup! Ini Cara Praktis Reapply Sunscreen Tanpa Merusak Riasan
-
Apakah Viva Covering Cream Oksidasi? Simak Manfaat, Harga, dan Review Pengguna
-
5 Rekomendasi Setrika Anti Lengket dan Hemat Listrik, Cocok untuk Rumah Daya 450 VA
-
Perbedaan Body Mist dan Body Cologne Sariayu Tanjung, Begini Karakter dan Review Penggunanya
-
2 Cushion Wardah untuk Kulit Kering, Hasil Makeup Natural Menurut Review Pengguna
-
Bedak Sariayu Tabur Harga Berapa? Ini 2 Varian yang Kurangi Kilap, Lengkap Ulasan Pembeli
-
3 Kategori Usaha yang Tidak Didata di Sensus Ekonomi 2026, Apa Saja?
-
7 Sepatu New Balance yang Mengandung Kulit Babi, Cek Rinciannya Sebelum Membeli
-
Investasi Furnitur Berkualitas untuk Rumah