Suara.com - Maskapai Garuda Indonesia segera membuka rute baru untuk penerbangan Makassar menuju ke Kota Medan (Sumatera Utara) dan Kota Palembang (Sumatera Selatan) serta Kupang (NTT) yang direncakana mulai 2 Desember 2017.
Vice President Garuda Indonesia Sulawesi, Kalimantan, Maluku, dan Papua, I Wayan Supatrayasa mengatakan, proses pembukaana rute baru terus digenjot agar masyarakat sudah bisa menggunakannya pada tahun ini.
"Kami pada Desember 2017 sudah rencanakan bagaimana menghubungkan Ujung Pandang (Makassar) ke Pulau Sumatera. Dan kami sudah rencana dua kota, yakni Palembang dan Medan. Terus ada pula satu kota lagi di Indonesia timur, yakni Kupang, Nusa Tenggara Timur," katanya di Makassar, Rabu 913/9/2017).
Mengenai keputusan memilih dua daerah di Sumatera dan NTT, disesuaikan dengan kebutuhan dan permintaan dari masyarakat.
Selain itu, masyarakat juga akan jauh lebih terbantu karena tidak perlu melakukan transit lebih dahulu di Jakata jika ingin ke Palembang atau beberapa daerah di Sumatera.
Ia menjelaskan untuk rute baru Makassar ke Palembang atau Medan dijadwalakn penerbangan pada setiap hari, sedangkan untuk rute Makassar-Kupang baru dilakukan empat kali dalam seminggu.
"Jadi untuk rute penerbangan Makassar ke Medan atau Palembang dijadwalkan setiap hari. Adapun untuk rute Makassar-Kupang akan kita laksanakan empat kali dalam seminggu," ujarnya.
Untuk penerbangan lokal se-Sulsel, seperti rute Makassar-Bua Kabupaten Luwu, pihaknya akan terus berupaya agar bisa diterbangi akhir Oktober 2017.
"Penerbangan Makassar menuju Bua memang masuk dalam prioritas kami. Mohon doanya mudah-mudahan penerbangan rute Makassar-Bua bisa kita lakukan akhir Oktober nanti," katanya.
Pihaknya terus melakukan finalisasi agar masyarakat sudah bisa menggunakan penerbangan Garuda Indonesia rute Makassar-Bua pada tahun ini.
Untuk bandara di Toraja, dirinya mengaku belum bisa dilakukan. Namun pihaknya akan terus berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik demi mendukung Makassar sebagai pusat KTI. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Empat Siswa dari Wolo Raih Beasiswa ke Sekolah Unggulan, Potret Pentingnya Pemerataan Pendidikan
-
Mencukur atau Mencabut Bulu Ketiak, Mana yang Lebih Aman?
-
Seni Komunikasi di Dunia Kerja: Mengubah Obrolan Biasa Jadi Pelayanan yang Bikin Pelanggan Nyaman
-
Bukan Sekadar Tren, Ini Bukti Kuliner Nusantara Kini Jadi 'Raja' di Negeri Sendiri
-
4 Cara Atasi Aliran Air yang Kecil setelah Pasang Filter Air, Kembali Deras dan Jernih
-
Sunblock Marina Berapa Harganya? Ini Kandungan, Manfaat, dan Review Pengguna
-
Lampu untuk Kamar Tidur Berapa Watt? Begini Cara Menghitungnya agar Pas
-
Apakah Covering Cream Viva Mengandung SPF? Cek Fakta dan Cara Pakai yang Benar
-
5 Dispenser Galon Bawah Low Watt untuk Rumah Daya Listrik 450 Watt
-
Nelayan di Toli-Toli Sulit Jangkau Ikan Bernilai Tinggi, Bisakah Rumpon Portabel Jadi Solusi?