Suara.com - Kota Malang tak hanya dikenal hasil perkebunan apelnya yang melimpah ruah. Kota yang terletak 90 kilometer sebelah selatan Surabaya ini juga terkenal dengan keragaman jajanan tradisionalnya.
Pada program Jelajah Gizi 2017, Sarihusada mengajak peserta yang terdiri dari jurnalis dan bloggers untuk mengeksplor kekayaan pangan dan kearifan lokal yang ada di Kota Malang.
Berikut, kami rangkum beberapa jajanan tradisional yang tak boleh dilewatkan jika Anda berkunjung ke Malang:
1. Mendol
Gorengan khas Malang ini berbahan utama tempe yang diberi bumbu campuran bawang putih, kencur, cabai merah, garam, ketumbar dan terasi. Saat digigit tekstur mendol cenderung agak keras sehingga Anda harus berhati-hati saat mengunyahnya. Biasanya mendol paling nikmat jika disantap dengan rawon atau nasi bhuk.
2. Menjes
Menu gorengan ini disebut-sebut hanya dapat ditemukan di kota Malang. Dari segi bentuk, panganan tradisional Malang ini cenderung mirip dengan tempe. Menjes terbuat dari kedelai hitam atau ampas mente, namun ada pula yang mengolahnya dari campuran kacang, kedelai, serat singkong dan bungkil tempe. Gorengan ini begitu lezat ketika disantap dalam kondisi panas.
3. Cwie Mie Malang
Baca Juga: Wisata Hemat Air Terjun Eksotis di Kota Malang
Sekilas menu cwie mie mirip dengan mie ayam. Bedanya, cita rasa cwie mie cenderung lebih kuat dibandingkan mie ayam. Biasanya cwie mie disajikan dengan taburan ayam crispy atau ayam jamur dengan tambahan bawang goreng dan irisan seledri.
4. Sempol
Camilan satu ini sangat populer di kalangan masyarakat Malang. Sampol terbuat dari daging ayam giling yang diolah dengan menggunakan tepung sagu, ditambah wortel parut dan brokoli yang dipotong kecil-kecil. Cara membuatnya pun sangat mudah, adonan dibentuk bulat-bulat sampai berbentuk padat lalu goreng sampai benar-benar matang setelah dicelupkan pada kocokan telur.
5. Tahu Telor
Panganan tradisional ini terbuat dari campuran tahu dan telor yang digoreng dadar. Biasanya tahu telor disajikan dengan menambahkan kecambah, lontong dan siraman bumbu kacang. Kerupuk udang dapat ditambahkan sebagai pelengkap.
6. Wedang Angsle
Minuman ini seperti halnya sekoteng atau wedang ronde, menggunakan kuah jahe gula panas. Bedanya, wedang angsle menggunakan kuah santan dan dicampur dengan kacang hijau, bubur sagu mutiara bubur serta beras ketan putih.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Beda Moisturizer dan Sleeping Mask: Bolehkah Dipakai Setiap Hari?
-
5 Sepatu Lari 910 Nineten Terlaris di Shopee, Terbukti Nyaman Menurut Review Para Pelari
-
Olahraga Pagi atau Sore, Mana yang Lebih Efektif untuk Menurunkan Berat Badan?
-
Cushion Tahan Lama Merek Apa? Ini 5 Pilihannya, Ada yang Awet sampai 72 Jam
-
Kenapa Lipstik Matte Bikin Bibir Kering? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
-
Aturan Minum Magnesium yang Benar Biar Tak Mudah Stres dan Tidur Nyenyak di Usia 30-an
-
Perempuan Disabilitas yang Berdaya, Membawa Karya dari Daerah ke Panggung Jakarta
-
4 Zodiak Paling Beruntung pada 1 Juli 2026, Hoki Menanti di Awal Bulan
-
3 Shio yang Membawa Keberuntungan Sepanjang Juli 2026: Rezeki Mengalir, Finansial Aman
-
4 Tips Menata Meja Kerja Sesuai Feng Shui: Produktivitas Meningkat, Karier Melesat