Suara.com - Memasuki akhir tahun tapi masih memiliki cuti tahunan tersisa dan belum diambil tahun ini? Sebaiknya segera pakai, dan pesan perjalanan liburan secepatnya.
Menurut penelitian terbaru, orang yang berwisata dapat membuat seseorang menjadi pekerja yang baik. Berdasarkan studi yang dilakukan oleh agen perjalanan Contikihas, jalan-jalan bisa membuat orang usia produktif menjadi pekerja yang lebih baik, dan akhirnya lebih dapat dipromosikan untuk naik jabatan.
Penelitian ini melihat kebiasaan dua perilaku antara orang yang melakukan perjalanan secara teratur dan mereka yang menggunakan cuti tahunan hanya untuk tinggal di rumah.
Hasilnya menunjukkan, karyawan yang bepergian secara teratur lebih cenderung mengembangkan keterampilan di tempat kerja yang sangat berharga.
Misalnya, dari mereka yang ditanyai, sekitar 75 persen pelancong mengaku berhasil melakukan efisiensi dalam berbagai tugas, dibandingkan dengan 65 persen orang yang tidak gemar bepergian.
Hampir tiga perempat pelancong juga mengatakan, secara umum mereka merasa berhasil meraih hal penting dalam hidup dibandingkan dengan 62 persen non-pelancong.
Secara keseluruhan, studi tersebut menemukan, 63 persen pelancong juga sepakat perjalanan telah memperbaiki pendidikan atau pekerjaan mereka. Penelitian ini mendukung penelitian seorang psikolog sosial, Adam Galinsky.
Studi yang dilakukan Adam Galinsky mengupas tentang kehidupan mahasiswa MBA. Dia menemukan fakta, ketika orang mampu mengintegrasikan beberapa budaya ke dalam identitas, mereka cenderung menjadi pengusaha dan memiliki tingkat promosi yang lebih cepat.
Dalam studi yang dipublikasikan dalam Journal of Personality and Social Psychology tersebut, siswa yang pernah tinggal di luar negeri 20 persen lebih mungkin untuk menyelesaikan tugas komputer daripada mereka yang tidak melakukannya.
Baca Juga: Generasi Milenial Pilih Traveling karena Tak Bisa Beli Rumah
Dalam sebuah studi terpisah di jurnal Environmental Psychology juga menunjukkan bahwa menghabiskan waktu di alam dapat membantu otak untuk fokus dan bekerja lebih baik. Bahkan, orang yang hanya melihat gambar alam selama 40 detik pun bisa lebih fokus mengerjakan tugas yang diberikan.
"Pelancong muda didorong keluar dari zona nyaman mereka saat mereka bepergian, memberikan kesempatan untuk menerapkan pemikiran terbuka, fleksibel dan tidak baku. Mengembangkan keterampilan ini saat Anda muda membuat Anda sukses terus sepanjang karir Anda, itulah sebabnya mengapa perjalanan sangat berharga bagi kaum muda saat ini," kata Donna Jeavons, Direktur Sales & Marketing Contiki Inggris dan Eropa. (TheSun)
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 6 Sunscreen Pencerah di Indomaret yang Worth It Masuk Keranjang Belanja
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Empat Siswa dari Wolo Raih Beasiswa ke Sekolah Unggulan, Potret Pentingnya Pemerataan Pendidikan
-
Mencukur atau Mencabut Bulu Ketiak, Mana yang Lebih Aman?
-
Seni Komunikasi di Dunia Kerja: Mengubah Obrolan Biasa Jadi Pelayanan yang Bikin Pelanggan Nyaman
-
Bukan Sekadar Tren, Ini Bukti Kuliner Nusantara Kini Jadi 'Raja' di Negeri Sendiri
-
4 Cara Atasi Aliran Air yang Kecil setelah Pasang Filter Air, Kembali Deras dan Jernih
-
Sunblock Marina Berapa Harganya? Ini Kandungan, Manfaat, dan Review Pengguna
-
Lampu untuk Kamar Tidur Berapa Watt? Begini Cara Menghitungnya agar Pas
-
Apakah Covering Cream Viva Mengandung SPF? Cek Fakta dan Cara Pakai yang Benar
-
5 Dispenser Galon Bawah Low Watt untuk Rumah Daya Listrik 450 Watt
-
Nelayan di Toli-Toli Sulit Jangkau Ikan Bernilai Tinggi, Bisakah Rumpon Portabel Jadi Solusi?