Ilustrasi perempuan remaja alami menstruasi (shutterstock)
Anda mungkin lupa, pada usia berapa Anda mengalami menstruasi pertama. Yang Anda ingat adalah bagaimana Anda merasa khawatir saat menstruasi pertama, perasaan tak enak, tak nyaman, kram perut pertama dan pengalaman baru dalam dunia kewanitaan.
Terkait usia pertama menstruasi atau yang disebut menarke, para ahli kesehatan mengungkap, bahwa usia menstruasi pertama Anda adalah informasi yang penting, yang mungkin mengindikasikan risiko penyakit tertentu dan mungkin berdampak pada kesehatan Anda.
Berikut adalah beberapa hal yang mungkin dipengaruhi oleh usia menstruasi pertama Anda, yang dilansir dari Times of India.
1. Dampak pada berat badan Anda
Peneliti telah mengklaim bahwa awal terjadinya menstruasi dikaitkan dengan penambahan berat badan pada awal masa dewasa dan obesitas pada tahap selanjutnya. Pakar kesehatan percaya bahwa menstruasi pertama yang terlalu dini dikaitkan dengan indeks massa tubuh yang lebih tinggi pada masa kanak-kanak. Maka, anak yang kelebihan berat badan di masa kecil, cenderung mengalami obesitas di masa dewasa juga.
2. Pengaruhi kesehatan jantung
Jika Anda mengalami menstruasi Anda sebelum usia 10 atau setelah usia 17 tahun, yang keduanya adalah usia ekstrem, Anda mungkin berisiko tinggi terkena penyakit jantung. Menurut peneliti yang meneliti 1,3 juta perempuan, mereka yang memiliki siklus menstruasi mereka pada usia 13 tahun memiliki risiko penyakit jantung paling rendah. Studi tersebut juga menemukan bahwa perempuan yang mengalami menstruasi pertama pada usia 10 atau setelah usia 17 tahun memiliki risiko tertinggi terkena penyakit jantung, stroke dan bahkan tekanan darah tinggi.
3. Risiko diabetes
Peneliti juga mengatakan bahwa perempuan yang mendapat menstruasi pada usia dini mungkin memiliki risiko diabetes tipe 2 lebih tinggi. Karena menarke dini dikaitkan dengan IMT yang lebih tinggi, ini adalah faktor risiko utama diabetes tipe 2. Perlu dicatat bahwa onset pubertas berarti perubahan hormonal yang mungkin juga meningkatkan resistensi insulin. Mendapatkan menstruasi pada usia dini berarti bahwa tubuh Anda mendapat keterpaparan dini terhadap perubahan hormonal, yang pada gilirannya dapat meningkatkan risiko diabetes.
4. Mempengaruhi kehamilan
Juga diketahui bahwa perempuan yang mendapat menstruasi pada usia dini memiliki risiko lebih besar terkena komplikasi kehamilan. Hal itu bisa membuat Anda berisiko terkena preeklampsia (suatu kondisi yang ditandai dengan tekanan darah tinggi dan bahkan bisa merusak organ tubuh). Jika kondisi ini tetap tidak diobati, bisa berakibat fatal bagi bayi baru lahir dan juga ibunya.
5. Risiko kanker payudara
Jika Anda mendapatkan menstruasi Anda sebelum usia 12 tahun, Anda berisiko 20 persen lebih tinggi terkena kanker payudara.
Tapi, yang perlu kita ingat adalah, usia di mana Anda mendapatkan menstruasi pertama Anda bukanlah Anda yang menentukan. Menstruasi di usia 10 atau 17 tahun, dikaitkan dengan banyak faktor lain juga yang bisa berdampak pada kesehatan Anda seperti merokok dan gaya hidup.
Suara.com - Yang paling penting adalah makan makamam bergizi dan menjalani hidup sehat, juga bahagia. Anda juga harus memeriksakan diri secara menyeluruh pada interval reguler dan jika Anda mendapat indikasi penyakit, bicarakan dengan dokter Anda tanpa penundaan.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan