Suara.com - Biji kopi asal Indonesia cukup diakui di dunia Internasional, bahkan beberapa kedai kopi internasional menggunakan biji kopi asal Indonesia yang beragam dan memiliki rasa akhir yang unik.
Namun sayangnya menurut Ketua Umum Komunitas Koperasi Kopi Indonesia (KOKOPI), Ronald Fredriek Rivelino Suprapto, Indonesia hanya menempati posisi empat dunia sebagai negara penghasil kopi terbesar setelah Brazil, Columbia dan Vietnam.
Padahal, kata dia, kopi Indonesia pernah menjadi nomor satu di dunia pada 1732 atau sekitar 300 tahun lalu.
"Secara geografis, Indonesia memang nomor satu sejak zaman Belanda. Setelah Belanda pergi sampai sekarang, kita nggaak pernah lagi nomor satu. Pertanyaannya, pertama, kenapa mesti di zaman Belanda kita menjadi nomor satunya? Apa sekarang kita nggak bisa?" ujar Ronald kepada Suara.com, Selasa (13/2/2018).
Tak hanya posisi yang merosot sebagai penghasil kopi di dunia, Ronald juga menyoroti kesejahteraan petani kopi yang dinilainya masih harus berjuang untuk hidup lebih sejahtera.
Padahal, lanjut dia, menurut dari data ICO (International Coffee Organization), pertumbuhan konsumsi kopi di Indonesia lebih besar daripada dunia, yakni delapan persen dibandingkan dengan enam persen.
Beranjak dari kondisi itulah Owner Join Kopi, Argo Ponco Baskoro mendorong Indonesia sebagai penghasil kopi terbesar di dunia. Menurutnya pemerintah harus bersinergi dengan petani kopi dan pengusaha kopi agar penjualan kopi semakin meningkat.
"Kami berharap banyak kepada Presiden RI, Pak Jokowi, bahwa sekarang ini pergerakan komunitas kopi sudah luar biasa. Kami ingin agar Pemerintah ke depannya membantu dengan membuat kebijakan yang mendukung petani kopi. Dan yang paling penting, jangan lagi diizinkan ekspor kopi melebihi dari 80 persen," tambah Argo.
Baca Juga: Jelang Menikah, Chef Aiko Berikan Ini Pada Wajahnya
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Seni Wastra di Atas Meja: Resto Takeover yang Hadirkan Menu Favorit Kartini
-
Peluang 16 Mahasiswa FH UI Kuliah Lagi Setelah Status Nonaktif Selesai
-
7 Sabun Cuci Muka Pria yang Ampuh Mencerahkan, Atasi Beruntusan dan Kulit Belang
-
Harga Plastik Makin Tinggi, Coba 7 Alternatif Wadah Makanan Pengganti yang Aman
-
7 Rekomendasi Kipas Angin Portable yang Awet, Praktis Dibawa ke Mana Saja
-
Beda Status DO dan Nonaktif Sementara, Sanksi yang Diterima 16 Mahasiswa FH UI
-
6 Bedak Padat Anti Air dengan Oil Control, Tahan Lama di Wajah Bebas Kilap Seharian
-
4 Rekomendasi Sabun untuk Mesin Cuci Front Loading, Minim Busa dan Aman Digunakan
-
Setelah Erika, Muncul Lagu 25 Karat dari ITB yang Bermuatan Pelecehan Seksual
-
5 Bedak Padat Wardah Untuk Menutupi Flek Hitam, Harga Murah Coverage Juara