Suara.com - Terkadang, kita perlu mengeluh dan menumpahkan ketidakpuasan tentang tempat kerja, entah itu karena jam kerja yang panjang, perintah bos yang tidak masuk akal, atau kurangnya apresiasi atas performa Anda. Tapi, banyak orang menyarankan untuk tidak mengeluh di ranah sosial dengan alasan etika.
Tapi tahukah Anda, ternyata mengeluh ini punya manfaat untuk membuat Anda tetap waras dan produktif di kantor?
Vanessa Pouthier, seorang peneliti di University of Melbourne di Australia, menemukan bahwa mencurahkan ketidakpuasan tentang kantor dapat meningkatkan ikatan antarpekerja dan memberi mereka energi untuk mengatasi emosi negatif.
"Ini memungkinkan orang untuk mengenali seberapa banyak teman kerja yang bernasib sama dan menguatkan ikatan di antara mereka," ujar Pouthier.
Untuk mendapatkan temuan ini, Pouthier dan tim menganalisis perawat dan tenaga kesehatan lainnya di sebuah rumah sakit di Amerika Serikat dan menemukan bahwa sebenarnya ada manfaat untuk sesi-sesi curhat dari keluhan seputar pekerjaan.
Pouthier mengamati, keluhan yang terus-menerus dicurahkan para responden selama lebih dari 12 bulan, membantu mereka dalam mengelola stres dan frustrasi.
Tidak peduli apa pun lingkungan tempat Anda bekerja, akan selalu ada sudut kantor atau ruang makan siang, di mana sekelompok kecil karyawan melampiaskan keluhan mereka soal bos atau tuntutan pekerjaan yang terlalu berat.
Yang menarik, Pouthier menemukan bahwa hal tersebut berlaku untuk semua hirarki, tak memandang jabatannya. Para atasan mungkin mengeluh tentang bawahan mereka, begitu sebaliknya, para bawahan mungkin kerap membicarakan bawahan mereka.
“Keluhan itu tidak selalu membutuhkan perubahan, mereka hanya membutuhkan simpati dan tempat untuk melepaskan energi negatif, terutama dengan menggunakan candaan," tambah dia.
Baca Juga: Kenang 20 Tahun Reformasi, Ketua DPR Baca Puisi
Agar keluhan tentang kantor tidak berujung depresi, Pouthier menyarankan Anda untuk mencari teman yang merasakan hal yang sama dan mengajak mereka untuk membicarakan keluhan tersebut sembari diselipi dengan candaan yang meriuhkan suasana.
"Stres Anda akan berkurang, Anda amenjadi lebih berenergi dan pada akhirnya lebih banyak pekerjaan yang bisa Anda selesaikan," tandasnya seperti dilansir dari NYPost.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Apa Itu Syawalan? Tradisi setelah Lebaran yang Sarat Makna
-
Puncak Arus Balik Mudik Sebentar Lagi, Mending Berangkat Pagi atau Malam?
-
Bacaan Niat Puasa Syawal Digabung Puasa Senin Kamis, Bolehkah?
-
10 Cara Menyimpan Kue Lebaran Tetap Renyah dan Tahan Lama, Anti Melempem!
-
5 Cara Alami Usir Kolesterol usai Santap Sajian Lebaran, Simvastatin Minggir Dulu
-
Promo Indomaret Lebaran 2026 Lengkap: Diskon Biskuit Kaleng, Sirop, hingga Sembako
-
Hukum Menikah di Bulan Syawal, Benarkah Sunah? Begini Penjelasannya
-
Baju Lebaran Warna Putih Kena Noda Santan? Begini Cara Menghilangkannya
-
Staycation Lebaran Makin Seru! Intip Kemewahan Baru Mercure Jakarta Grogol yang Penuh Sentuhan Lokal
-
Anti-Mainstream! Coba Resep Puding Susu Karamel Ini untuk Maniskan Momen Lebaran Keluarga