Suara.com - Prosesi pelepasan lampion di kawasan Candi Borobudur, Jawa Tengah, selalu menjadi momen yang paling ditunggu wisatawan dalam rangkaian perayaan Waisak. Setiap tahun, ribuan orang menyerbu Candi Borobudur demi menyaksikan pelepasan lampion pada malam Waisak. Bisa dibayangkan bagaimana padatnya situasi di sana.
Jangan panik, keindahan lampion Waisak bukan cuma bisa dinikmati langsung di kawasan Candi Borobudur. Di lima titik ini, Anda juga bisa menyaksikan prosesi pelepasan lampion sambil menunggu pagi hari untuk menikmati bonus pemandangan sunrise alias matahari terbit.
1. Pos Mati
Pos Mati memang sudah terkenal sebagai tempat untuk menikmati momen matahari terbit. Lokasinya berada di perbukitan Desa Giritengah, Magelang, sekitar 5,8 kilometer dari Candi Borobudur. Keindahan lampion Waisak bisa dilihat jelas dari sana. Namun, Anda perlu melakukan pendakian singkat selama 20 menit untuk sampai ke puncak. Lelah sedikit tidak masalah, kan?
2. Bukit Barede
Bukit Barede terletak di Desa Karangrejo, Magelang, hanya sekitar 4 kilometer dari Candi Borobudur. Kemegahan kompleks Candi Borobudur terlihat lumayan jelas dari puncak bukit, begitu juga dengan proses pelepasan lampion. Pada hari biasanya, Bukit Barede juga ramai didatangi wisatawan yang memburu pesona matahari terbit.
3. Bukit Punthuk Setumbu
Baca Juga: KPAI Dukung Keputusan KUA Tolak Pernikahan Dini di Tulungagung
Bukit yang popularitasnya melejit berkat film Ada Apa dengan Cinta 2 ini juga terletak di Desa Karangrejo, Magelang. Setelah mendaki sebentar selama 15 menit, wisatawan akan disuguhi dengan pemandangan Candi Borobudur yang sangat instagramable. Pesona sunrise di Punthuk Setumbu ini juga menjanjikan keindahan bagi para pemburu fajar.
4. Bukit Purwosari
Kecantikan lampion Waisak sekaligus keindahan sunrise dengan latar belakang Candi Borobudur juga bisa dinikmati dari Bukit Purwosari di Desa Kembanglimus, Magelang. Bukit Purwosari bisa dibilang hanya bersebelahan dengan Bukit Punthuk Setumbu. Terdapat tiga cara untuk mengaksesnya. Selain pintu masuk utama, bisa juga dengan melewati jalan setapak dari Bukit Punthuk Setumbu atau dari obyek wisata Gereja Ayam.
5. Puncak Suroloyo
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Merayakan Imlek Makin Hemat: Restock Skincare dan Makeup Favorit di Watsons Promo!
-
7 Kompor Tanam Paling Awet, Pemantik tidak Gampang Macet
-
Apa Bedanya Smart TV, Google TV dan Android TV? Ini Rekomendasi Mereknya
-
5 Rekomendasi Sepeda Gunung Rp700 Ribuan, Kokoh dan Tangguh di Segala Medan
-
Tasya Farasya Hadirkan Sentuhan Maroko di Koleksi Raya 2026 Bersama Minimal: Detailnya Memesona!
-
Cara Cek Desil dan Memperbaharui Data Manual Agar Dapat Bansos
-
Terpopuler: Link Download Poster Karnaval Ramadan, Air Fryer Low Watt Mulai Rp200 Ribuan
-
Cukup Ganti Lantai, Rumah Langsung Terlihat Baru Jelang Ramadan dan Idulfitri
-
Makna Imlek bagi Detektif Jubun: Menata Hati, Menjaga Integritas
-
Dari 2.000 Meter ke 30 Hektare: Kisah Rosita dan Hutan Organik yang Tumbuh dari Keteguhan