Suara.com - Bertepatan dengan perhelatan besar Asian Games 2018 di Jakarta-Palembang, Ada sebuah even yakni The Saudi House–sebuah pameran kebudayaan yang disajikan dengan unik, menampilkan sejumlah perayaan dan keragaman budaya Arab, hingga kuliner Arab juga tersaji di sini.
Upaya gabungan dari Komite Olimpiade Arab Saudi dan Otoritas Budaya Umum Saudi ini memiliki tujuan untuk meningkatkan pemahaman, menginformasikan, dan menyebarkan pengetahuan budaya Saudi Arabia.
Selain membawa banyak keanekaragaman budaya yang menarik di berbagai paviliun seperti lukisan dan kaligrafi, kurma, Zamzam, henna, busana tradisional, Dua Masjid Suci, The Saudi House juga menyediakan berbagai masakan tradisional Saudi yang paling diminati.
Dua koki ternama diterbangkan dari Kerajaan Arab Saudi untuk menyiapkan beberapa hidangan
tradisional paling terkenal untuk para pengungung acara ini.
Sayur margoog, sayuran rebus dengan hidangan pasta, serta daging kabsah, sebuah hidangan nasi campur tradisional Saudi yang berisi daging lezat dan rempah-rempah aromatik merupakan dua hidangan yang paling disukai oleh para pengunjung.
Para koki juga menyajikan sejumlah hidangan yang bervariasi seperti makanan penutup jelly, hingga tumisan hati domba yang memiliki campuran berbagai bumbu dan rempah-rempah. Saat perayaan Idul Adha, para koki menyiapkan hidangan yang disebut kebdah, yaitu daging kambing dan hati yang dipanggang dengan sempurna, direndam dengan bumbu dan rempah segar untuk menghasilkan daging yang lembut dan menggugah selera.
"Hidangan lain yang belum banyak dikenal di Indonesia juga disediakan, seperti keju Saudi yang disebut jubnia dan hidangan pencuci mulut yang bertekstur seperti jelly sebagai salad sehat yang dikombinasikan dengan buncis, semua menggunakan bahan yang langsung diterbangkan dari Arab Saudi," bunyi release dari Cohn & Wolfe untuk Otoritas Budaya Umum Saudi.
Secara garis besar, festival ini akan membuat pengunjung merasa seperti mereka berkunjung dan merasakan langsung Kerajaan Arab Saudi. The Saudi House merupakan acara yang cocok untuk keluarga, yang dapat dinikmati semua orang untuk mengetahui lebih dalam budaya Saudi lengkap dengan sejarah dan semua keindahannya. Acara ini tidak dipungut biaya dan diadakan hingga 28 Agustus mulai pukul 14.00 di Restoran Pulau Dua, Senayan, yang terletak di jantung kota dan tidak jauh dari arena olahraga Asian Games.
Baca Juga: Kasus Meiliana, Din: Tolak Azan Sambil Mencela, Menistakan Agama
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Sehari di Palembang, Ini yang Dilakukan Wapres Gibran dari RSUD hingga PSEL
-
Takhta Dunia di Ujung Era: Spanyol atau Argentina yang Menulis Sejarah?
-
MMA Marketing Talk 2026 Soroti Peran AI dan Kepercayaan Konsumen Dalam Pertumbuhan Bisnis
-
Dekorasi Rumah Pembawa Hoki untuk 12 Shio Menurut Feng Shui, Energi Positif Makin Mengalir
-
FIFA Tuai Kontroversi Lagi, Final Piala Dunia 2026 Bakal Punya Halftime Show?
-
Ulasan Men Are from Mars, Women Are from Venus: Memahami Perbedaan Cara Pria dan Wanita Mencintai
-
Harta Rp73 Miliar Menteri PU Dody Hanggodo, Koleksi Mobil Mewah dan Polemik Mutasi ASN
-
5 Sunscreen Merek Lokal untuk Kulit Sensitif, Cegah Iritasi dan Kulit Kemerahan
-
Peringatan! Cadangan Minyak Dunia Menipis saat AS - Iran Perang Lagi
-
Di Tengah Hilirisasi Nikel, Perempuan Pulau Obi Menemukan Jalan Baru Gerakkan Ekonomi