Suara.com - Memperingati HUT ke-73, PT KAI membagikan secara gratis 5.000 gelas kopi kepada penumpang dan pengunjung di Stasiun Tawang Semarang.
Gelaran bertema Ngopi Bareng KAI #2 - Enjoy Your Journey with Indonesian Coffee, dikenalkan aneka jenis kopi sebagai wahana mengenalkan kopi Nusantara.
Tak asal menyuguhkan, meski tidak dipungut biaya, PT KAI melibatkan barista lokal profesional yang akan meramu dan menyuguhkan kopi kepada para pecinta kopi di stasiun dan di atas kereta api jarak jauh dan menengah.
"Kami gandeng barista Komunitas Kopi Nusantara, untuk meracik dan menyuguhkan kopi terbaik bagi penumpang dan pengunjung di Stasiun Tawang," kata Suprapto, Manager Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Selasa (11/09/2018).
Untuk bisa menikmati tegukan kopi, penumpang cukup menunjukkan aplikasi KAI Access yang sudah terinstal dan terdaftar di ponselnya kepada petugas di area festival di stasiun dan di kereta api.
"Sebanyak 2.500 cup kopi di hari pertama Senin, dibagi gratis di atas kereta api KA Argo Sindoro, KA Menoreh, KA Argo Muria dan KA Ciremai. Hari kedua Selasa, dibagi pula 2.500 cup pada penumpang di stasiun sampai pukul delapan malam," ujar Suprapto.
Direktur Utama PT KAI, Edi Sukmoro mengatakan, selain di Stasiun Tawang Semarang, acara juga serentak dilaksanakan di 15 stasiun dengan total 50.000 cup kopi di 12 kota dan di 36 nama KA, dan melibatkan 200 barista profesional.
"Ngopi Bareng KAI merupakan wujud dukungan KAI untuk memperkenalkan kopi lokal Indonesia. Sebagai edukasi serta wawasan seputar kopi di Nusantara sehingga mampu meningkatkan daya saing kopi asli Indonesia di masyarakat luas," tukasnya.
Selain kopi gratis, KAI juga mengajak para petani, produsen kopi dan pelaku industri kreatif di sektor kopi untuk memperkenalkan produknya. Di antaranya kopi jenis green bean, roast bean, kopi bubuk, cold brew, alat untuk meracik kopi, menyangrai kopi hingga aksesoris berbahan biji kopi.
Baca Juga: Kurniawan: 20 Pemain Timnas Indonesia Sesuai Arahan Luis Milla
Kontributor : Adam Iyasa
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Tramadol Obat Apa? Disebut Dedi Mulyadi Jadi Pemicu Naiknya Kriminalitas di Jawa Barat
-
Warteg dalam Perspektif Gender: Tempat Makan yang Tak Ramah Perempuan
-
Ditolak Warga, Menteri Lingkungan Hidup: Bangunan Pabrik Sampah PSEL Mirip Mal
-
4 Rekomendasi Moisturizer Panthenol untuk Perbaiki Skin Barrier, Mulai Rp30 Ribuan
-
Penampakan Mobil yang Dipakai Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Saat Ditangkap KPK
-
Ribuan Dolar Singapura Disita KPK dari Ruang Kepala Imigrasi Jaksel Winarko
-
Sumber Kekayaan Asila Maisa, Bantah Beli Barang Mewah Pakai Uang Ayah yang Jadi Wabup
-
Oppo Reno16 F 5G Eco Pack Pecahkan Batas Smartphone AI, Satukan ChatGPT, Gemini, dan Perplexity
-
Ulasan The Law Cafe: Mengurai Makna Keadilan di Luar Ruang Sidang
-
Melepaskan Diri dari Standar Kecantikan Toksik: Literasi Digital untuk Lawan Body Dysmorphia