Suara.com - Agenda tahunan Oktoberfest mulai beralih menjadi parade yang dipenuhi turis berpakaian seksi, hal ini membuat warga Jerman geram karena dianggap melecehkan kebudayaan Bavaria mereka.
Jerman memiliki festival tahunan bertajuk Oktoberfest yang sudah ada sejak tahun 1800-an. Pada festival tersebut, pesta digelar seminggu penuh dengan parade, banyak bir, dan makanan-makanan khas negara Bavaria.
Seorang penulis yang bermarkas di Munich menuduh turis menggunakan pakaian Bavaria, dirndl, dengan cara yang salah. Dirndl menurutnya bukanlah pakaian murahan yang memamerkan belahan dada seperti yang banyak dilakukan turis saat Oktoberfest.
"Perempuan muda sering terlihat seperti menggunakan gaun porno, pendek dan berpotongan rendah dengan bahan murah. Itu tidak ada hubungannya dengan identitas Bavaria," katanya kepada The Times.
Mantan ketua Georgenstoana Baierbrunn di Munich, Franz Thalhammer, menuduh turis asal Australia dan Italia adalah biang keladi banyaknya turis di Oktoberfest yang menggunakan pakaian adat Jerman tersebut secara tidak senonoh.
"Dirndl adalah sesuatu yang bagus, dirndl bisa membuat orang terlihat cantik. Tetapi beberapa gaun yang Anda lihat sekarang cukup gila. Anda pergi ke toko dan penuh dengan orang Australia atau Italia menggunakan pakaian lengkap ala Bavaria, dan menganggap mereka orang Bavaria," katanya.
Ulku Stephanides, pemilik toko penjualan dan penyewaan kostum mengatakan bahwa pelanggan dari Italia dan Australia datang ke tokonya dan menginginkan versi pakaian tradisional Jerman yang lebih seksi untuk mengikuti Oktoberfest.
"Untuk perempuan, kami memiliki baju dengan panjang selutut atau lebih pendek dari selutut," ujarnya kepada Daily Mail.
Pemilik bisnis berusia 55 tahun itu mengatakan penduduk setempat masih membeli rok selutut, tetapi generasi yang lebih muda lebih tertarik pada penampilan seksi di media sosial.
"Minggu lalu saya melayani seorang gadis, dia seperti Ratu Sheba. Dia membeli kostum dan mengambil foto untuk menunjukkan kepada teman-temannya di Instagram. Dia mengaku tidak terlihat cukup seksi, padahal ia akan pergi ke Jerman untuk Oktoberfest," tandasnya lagi
Beberapa orang Jerman juga secara terang-terangan mengekspresikan kemarahan mereka pada turis yang mengenakan pakaian adat Bavaria dengan rok pendek dan baju belahan dada terbuka. Hanya sedikit orang Jerman yang mengaki menyukai tren terbaru itu.
Oktoberfest sendiri biasa dihelat di Munich pada 22 September. Tahun ini Oktoberfest diprediksi akan didatangi 7 juta pengunjung selama pesta tiga minggu penuh.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
7 Rekomendasi Kran Wastafel Cuci Piring Terbaik, Air Tidak Nyiprat
-
Bacaan Niat Puasa Syawal, Apakah Harus Dilakukan Berurutan?
-
5 Rekomendasi Sunscreen untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat
-
Niat Puasa Ganti Ramadan, Bolehkah Dilakukan dengan Syawal?
-
9 Makanan Pantangan Kolesterol Tinggi yang Wajib Dihindari usai Lebaran
-
5 Rekomendasi Jam Tangan Wanita Elegan dan Anti Air yang Awet
-
7 Cara Jitu Hadapi Post-Holiday Blues bagi Karyawan setelah Mudik Lebaran
-
Hukum Puasa Syawal tapi Masih Punya Utang Puasa Ramadhan
-
Niat Puasa Syawal Sekaligus Bayar Utang Ramadan, Lengkap dengan Hukumnya Jika Digabung
-
10 Ciri-Ciri Kolesterol Naik yang Jarang Diketahui dan Cara Mengatasinya