Suara.com - Bandara pastinya memiliki standar keamanan yang ketat. Mulai dari jarak landasan pacu, hingga kualitas jalan untuk pesawat yang akan terbang, dan lain-lain. Standar ketat memang diterapkan agar meminimalisir kecelakaan penerbangan, baik saat pesawat take off atau landing.
Namun tahukah Anda ternyata lokasi, menjadi hal yang tak masuk di sini, karena bandara ini terbilang berlokasi di tempat yang ekstrem.Pastinya Anda akan makin deg-degan lagi, kalau salah satu dari Anda mendarat pada bandara dengan jalur pendaratannya disebut sebagai jalur paling berbahaya di dunia.
Lalu di mana saja? Yuk, simak sederet bandara berbahaya di dunia yang telah dirangkum dari berbagai sumber berikut ini.
1. Bandara Lukla di Nepal
Para pendaki Gunung Everest, pasti nggak asing dengan bandara ini.
Yup, sebelum menapaki Gunung Everest, para pendaki akan mendarat terlebih dahulu di Bandara Lukla ini.
Ngerinya, di ujung landasan terdapat sebuah jurang dengan kedalaman 600 meter.
2. Bandara Barra di Barat Skotladia
Bandara ini terletak di Pulau Barra. FYI, Bandara Barra merupakan satu-satunya landasan pacu yang berada di pantai lho.
Baca Juga: MotoGP Malaysia : Zarco Cemaskan Kondisi Ini
Bandara ini cuma bisa beroperasi ketika air surut saja.
Bandara Princess Juliana di Saint Martin
Bandara Princess Juliana ini terletak bersebelahan persis dengan Pantai Maho di Saint Martin. Ketika mendarat dan terbang, posisinya akan sangat dekat dengan pengunjung pantai.
Pembatas antara bandara dan pantai juga hanya sebatas pagar besi. Nggak heran kalau di wilayah ini terkadang banyak turis yang terpental akibat kencangnya kekuatan jet pesawat.
Lalu bandara ekstrem mana lagi yang disebut berbahaya bagi pesawat saat take off atau landing? Yukl, intip di bawah ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
Terkini
-
Berapa Batas Usia Daftar Lowongan Manajer Kopdes Merah Putih? Cek Syaratnya di Sini
-
Moisturizer Apa yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam? Ini 7 Rekomendasi Produknya
-
Berapa Harta Kekayaan Hery Susanto yang Diciduk Kejagung Usai 6 Hari Dilantik Presiden Prabowo?
-
Seni Wastra di Atas Meja: Resto Takeover yang Hadirkan Menu Favorit Kartini
-
Bukan di Pusat Kota, Lifestyle Hub 'Kalcer' dan Family-Friendly di Kota Mandiri Makin Laris!
-
Peluang 16 Mahasiswa FH UI Kuliah Lagi Setelah Status Nonaktif Selesai
-
7 Sabun Cuci Muka Pria yang Ampuh Mencerahkan, Atasi Beruntusan dan Kulit Belang
-
Harga Plastik Makin Tinggi, Coba 7 Alternatif Wadah Makanan Pengganti yang Aman
-
7 Rekomendasi Kipas Angin Portable yang Awet, Praktis Dibawa ke Mana Saja
-
Beda Status DO dan Nonaktif Sementara, Sanksi yang Diterima 16 Mahasiswa FH UI