Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai kesempatan untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) sangat kecil, atau hanya sekitar 3-4 persen dibandingkan dengan lulusan yang ada. Dengan demikian, Wapres JK mengajak mahasiswa yang sudah lulus untuk menimbulkan minat berwirausaha.
"Kesempatan menjadi PNS sangat kecil, untuk itu sekarang ada dua pilihan menjadi profesional atau menjadi pengusaha sendiri," ujar Kalla saat memberikan kuliah umum dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda di Universitas Pembangunan Nasional (UPN), Yogyakarta, beberapa waktu lalu.
Komentar JK memang masuk akal, mulai menjalankan bisnis dan menjadi pengusaha sejak usia muda justru memiliki peluang yang lebih besar. Karena di usia muda memiliki banyak ide segar dan kesempatan atau peluang masih tersedia.
Bicara menjadi pebisnis, Anda tampaknya perlu mendengar tips dari Jack Ma sang pendiri Alibaba.
Bukan perkara mudah bagi Jack Ma untuk membesarkan Alibaba seperti saat ini, ia mengalami banyak penolakan dan kegagalan sebelum akhirnya meraih kesuksesan.
"Saya tidak pernah mengajari seseorang menjadi sukses, tetapi akan berbagi tentang kesalahan-kesalahan yang saya buat. Dari kesalahan itu, kita bisa mengambil pelajaran dan membuat kemajuan," kata pebisnis berusia 54 tahun itu seperti mengutip Antara kala Jack Ma berbicara di Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia di Nusa Dua, Bali beberapa waktu lalu.
Berikut beberapa kunci sukses berbisnis ala Jack Ma seperti dilansir dari enterpreneur.com.
Belajar dari kegagalan orang lain, bukan dari kesuksesannya
Belajar dari kesukesan orang lain merupakan sesuatu yang lazim dilakukan banyak orang. Buku-buku motivasi mengangkat banyak kisah mengenai kesukesan tokoh-tokoh agar orang lain bisa belajar dari keberhasilannya.
Baca Juga: Anda Bakal Tidak Lagi Menjengkelkan Berkat Pembaruan WhatsApp Ini
Namun, jangan lupakan bahwa yang seharusnya dipelajari adalah tentang kegagalan-kegagalan yang tokoh tersebut alami dan bagaimana ia mengatasinya.
"Dalam hidup, bukan seberapa banyak yang kami raih, betapa kami telah melewati hari-hari yang berat dan kesalahan," kata Jack Ma dalam Forum Ekonomi Dunia di Swiss.
Menjadikan diri sendiri sebagai pesaing
Jack Ma menyarankan, ketimbang menjadikan kesuksesan orang sebagai indikator keberhasilan kita, lebih baik menetapkan sasaran dan target untuk diri sendiri.
Dengan begitu, kita menjadikan diri sendiri sebagai pesaing. Anda dapat melakukan ini dengan membayangkan apa yang Anda harapkan untuk sukses dalam 10 tahun, metode yang berhasil bagi Jack Ma.
Jangan menghindari masalah tetapi hadapi
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Merayakan Imlek Makin Hemat: Restock Skincare dan Makeup Favorit di Watsons Promo!
-
7 Kompor Tanam Paling Awet, Pemantik tidak Gampang Macet
-
Apa Bedanya Smart TV, Google TV dan Android TV? Ini Rekomendasi Mereknya
-
5 Rekomendasi Sepeda Gunung Rp700 Ribuan, Kokoh dan Tangguh di Segala Medan
-
Tasya Farasya Hadirkan Sentuhan Maroko di Koleksi Raya 2026 Bersama Minimal: Detailnya Memesona!
-
Cara Cek Desil dan Memperbaharui Data Manual Agar Dapat Bansos
-
Terpopuler: Link Download Poster Karnaval Ramadan, Air Fryer Low Watt Mulai Rp200 Ribuan
-
Cukup Ganti Lantai, Rumah Langsung Terlihat Baru Jelang Ramadan dan Idulfitri
-
Makna Imlek bagi Detektif Jubun: Menata Hati, Menjaga Integritas
-
Dari 2.000 Meter ke 30 Hektare: Kisah Rosita dan Hutan Organik yang Tumbuh dari Keteguhan