Suara.com - Ikan merupakan sumber protein yang mudah didapat, mengingat Indonesia merupakan negara kepulauan. Selain sumber protein, ikan juga merupakan sumber nutrisi omega 3, yang berperan penting dalam meningkatkan fungsi kognitif. Nah, nutrisi omega 3 inilah yang paling sering dicari oleh orangtua yang ingin meningkatkan kecerdasan anaknya.
Yang perlu Anda ketahui, kandungan omega 3 pada ikan tak selalu sama jumlahnya. Pada ikan laut dalam, seperti sarden, kandungan omega 3 bisa 5 kali lebih tinggi dibandingkan ikan tawar.
Disampaikan ahli gizi Prof. DR. Ir. AIi Khomsan, M.Si, untuk protein, perbedaan kandungan gizi ikan laut dan ikan tawar sekitar 18-20 persen. Sementara untuk omega 3, ikan laut seperti sarden mengandung sekitar 1000 mg, sedangkan ikan tawar seperti ikan emas hanya sekitar 200 mg.
"Otak itu pusat kita untuk berpikir. Nutrisi yang penting bagi kecerdasan otak adalah asam lemak omega 3. Nah, salah satu sumber terbaik dari omega 3 adalah ikan," ujar Prof Ali Khomsan dalam temu media ABC Sobat Cerdas di Jakarta, Jumat (9/11/2018).
Prof. Khomsan pun menyebutkan hasil penelitian yang membandingkan tingkat kecerdasan anak yang sering mengonsumsi ikan atau minimal seminggu sekali dengan anak yang malas makan ikan atau hanya sebulan sekali. Hasilnya ada perbedaan tingkat kecerdasan sebesar 7 poin, lebih tinggi pada anak yang rajin makan ikan.
"Itu sebabnya survei membuktikan efektivitas ikan sebagai pendongkrak kecerdasan sudah valid. Imbauan saya pada ibu-ibu, agar konsumsi ikan dibiasakan pada anak-anaknya," tambah dia.
Ia menambahkan, ada tiga hal yang berpengaruh pada kecerdasan anak, yakni nutrisi, lingkungan, dan genetik. Penelitian menyebut bahwa genetik hanya memengaruhi sekitar lima persen. Itu sebabnya, jika para orangtua menginginkan anaknya cerdas dan berprestasi, maka berikan intervensi lebih pada pemberian nutrisi yang tepat dan tempatkan anak pada lingkungan yang menstimulus kecerdasannya.
"Sebagai orangtua, penting membiasakan anak makan ikan sejak dini agar jadi habit ketika dewasa. Ketika orangtua merasa otaknya biasa saja, anaknya pasti diharapkan lebih cerdas. Itu salah satunya bisa didorong dengan mengonsumsi ikan," tambah dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Bukan Sekadar Teknologi, AI Ternyata Juga Bisa Tingkatkan Kualitas Hidup Manusia
-
Banyak Inovasi Mahasiswa Mandek di Kampus, Ini Caranya Supaya Bisa Jadi Bisnis
-
Bikin Nobar Makin Seru, Saat Es Krim Jadi Teman Menikmati Pertandingan Piala Dunia
-
Rumus Skincare Malam untuk Atasi Keriput ala dr. Inez Putri, Lengkap dengan Rekomendasi Produknya
-
Rahasia Billy Davidson Menjaga Work-Life Balance di Tengah Jadwal Syuting yang Padat
-
Tips Skincare Pagi untuk Kulit Keriput dari Dokter, Simak 3 Rekomendasi Produknya!
-
JYS 2026 di Osaka Umumkan Pemenang, Pemuda Dunia Berinovasi dan Berkolaborasi
-
Japan Youth Summit 2026: Pemuda Dunia Berinovasi Lewat Proyek dan Cultural Exchange
-
5 Lip Oil Terfavorit di Shopee, Pembeli Akui Bibir Lebih Sehat dan Plumpy
-
3 Varian Sunscreen Emina Paling Laris di Shopee, Bikin Kulit Jadi Lebih Glowing