Suara.com - Pesona Wisata Majalengka yang digelar pada 14-16 Desember 2018 berlangsung sukses. Event kolaborasi antara Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Majalengka bersama Pondok Pesantren Al Mizan ini berlangsung meriah meski sempat diguyur hujan.
Pesona Wisata Majalengka dihadiri Kepala Disparbud Majalengka, Gatot Sulaeman, Anggota Komisi VIII DPR RI yang juga Pimpinan Ponpes Al Mizan, Maman Imanulhaq, Asdep Strategi dan Komunikasi Pemasaran 1 Kemenpar, Hariyanto serta Sekretaris Calendar of Event Kemenpar, Mumus Muslim, dan Camat Leuwimunding, Ade Saepudin.
Kepala Disparbud Majalengka, Gatot Sulaeman menyebutkan kegiatan ini menjadi bukti bahwa sektor pariwisata Majalengka semakin menggeliat. Keindahan alamnya menjadi sempurna dengan adanya seni tradisi, kebudayaan dan kearifan lokal yang terus terjaga.
“Semua menjadi potensi besar untuk memajukan Majalengka melalui pariwisata. Khusus pada kegiatan ini, kami menghadirkan potensi pariwisata religi, budaya, kuliner dan olahraga,” ujarnya, Senin (17/12/2018).
Sedangkan Anggota Komisi VIII DPR, Maman Imanulhaq menambahkan Pesona Wisata Majalengka benar-benar sarat kegiatan.
Pada hari pertama, dilaksanakan Festival Gema Hadrah Sholawat dan Pawai Obor. Pada hari kedua, ada wisata olahraga Adventure Motor Trail: Sapoe Ngariung Bari Amal. Lalu pada hari terakhir, digelar sepeda santai bertajuk Guyuban Maulid Goweser.
“Tak hanya itu, Pesona Wisata Majalengka juga dimeriahkan dengan festival kuliner yang juga berlangsung selama 3 hari. Kita hadirkan produk-produk kuliner asli Majalengka. Ada pula kerajinan tangan masyarakat sekitar,” bebernya.
Asdep Strategi dan Komunikasi Pemasaran I Kemenpar, Hariyanto menuturkan Kementerian Pariwisata berkomitmen turut serta memajukan pariwisata Majalengka. Event ini adalah salah satu upaya mempromosikan potensi wisata yang ada di Majalengka.
“Kami berharap generasi milenial Majalengka bisa bersaing dalam sektor ekonomi kreatif. Sehingga, kedepan akan menjadi potensi wisata yang mampu bersaing secara global,” jelasnya.
Baca Juga: Dorong Kunjungan Wisman, Kemenpar Gali Potensi Wisata Bahari Aceh
Sementara itu, Kabid Pemasaran Area I, Wawan Gunawan menegaskan pariwisata sudah menjadi leading sector ekonomi Indonesia. Karenanya, masyarakat Majalengka harus optimis bahwa pariwisata di daerahnya bisa tumbuh pesat.
“Kalau kita lihat, Majalengka sudah didukung infrastruktur yang memadai. Ada Tol Cipali dan Bandara Kertajati yang memudahkan wisatawan datang ke sini. Dengan kata lain, aksesibilitas sudah terpenuhi. Tinggal bagaimana kita mengemas potensi-potensi yang ada sehingga menjadi sesuatu yang layak dijual,” terangnya.
Pesona Wisata Majalengka dimeriahkan pula oleh artis pop Sunda yang sudah mendunia yaitu Rita Tila. Penonton yang hadir sangat antusias menyaksikan pertunjukan seni dan religi: Wayang Ajen dan Dakwah. Walaupun sempat diguyur hujan, penonton tetap semangat menyaksikan pertunjukan yang disajikan.
Pertunjukan wayang membawakan lakon Satria Wirabangsa yang menggambarkan keberanian dalam memberantas kejahatan dan hoaks. Lakon ini dipilih untuk mengingatkan masyarakat agar tidak mudah diadu domba oleh oknum tertentu.
Menteri Pariwisata, Arief Yahya mengatakan untuk pengembangan pariwisata harus mengedepankan prinsip pariwisata berkelanjutan atau yang biasa disebut 3P, yakni Planet, People, dan Prosperity. Artinya, pengembangan pariwisata harus mengedepankan unsur kelestarian lingkungan, partisipasi masyarakat, dan kesejahteraan masyarakat.
“People adalah kewajiban untuk memperhatikan keinginan wisatawan dengan mengajak mereka berpartisipasi dalam bermacam kegiatan komunitas lokal. Planet adalah kewajiban untuk menjaga lingkungan. Sementara Prosperity adalah kewajiban memperhatikan nilai-nilai ekonomis sebuah tempat wisata dan dampaknya terhadap penduduk lokal," jelasnya.
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
Terkini
-
Sepatu Asics Magic Speed Cocok untuk Lari Apa? Cek Kelebihan, Harga dan Review Pengguna
-
Berapa Hadiah Juara Piala Dunia 2026? Cetak Rekor Terbesar Sepanjang Sejarah
-
3 Posisi Tangga Rumah yang Baik Menurut Feng Shui, di Mana Letak yang Paling Ideal?
-
4 Sepatu Lari Lokal Warna Hitam, Tidak Gampang Kotor Buat Olahraga hingga Nongkrong
-
3 Freezer Kulkas ASI Bebas Bunga Es Terbaik, Hemat Tempat dan Listrik
-
Mengapa Taman Kota Masih Dianggap Pelengkap? Komunitas Ini Ingin Ubah Cara Pandang Itu
-
20 Tanaman Hias Tahan Panas dan Kering yang Tidak Mudah Layu Saat Kemarau
-
Apakah Skin Tint Skintific Mengandung SPF? Ini Penjelasan dan Detail Produknya
-
Titik Semprot Parfum untuk Wanita Berhijab agar Wangi Tahan Lama, Coba Trik ala Dilla Jaidi
-
Menjaga Pengetahuan yang Tumbuh di Hutan: Cerita Sekolah Adat Manusela Mengenalkan Obat Kampung