Suara.com - Berdebat soal uang bagi suami istri sebetulnya sangat normal. Tetapi, perbedaan pendapat sering membuat hubungan jadi tegang, apalagi kalau sering terjadi.
Namun, untuk mencapai kondisi keuangan yang stabil dan aman suami-istri harus melakukan beberapa hal. Seperti dikutip dari Allwomenstalk, Jumat (18/1/20190 ini langkah-langkah mencapai kondisi keuangan yang aman dalam pernikahan.
Sering-sering membahas soal uang
Bersikap terbuka tentang keuangan pribadi adalah salah satu dari beberapa langkah yang harus dilakukan setiap pasangan. Beberapa orang merasa tidak nyaman mendiskusikan keuangan dengan pasangannya. Mungkin karena mereka tumbuh dalam keluarga di mana membicarakan soal uang adalah hal tabu, atau mungkin malu dengan kondisi keuangannya. Apa pun alasannya, penting bagi pasangan untuk membicarakan utang, pendapatan, dan tujuan keuangan. Dengan cara ini, pasangan suami-istri dapat bekerja sama menyelesaikan masalah keuangan dalam hubungan.
Mulai menabung
Jika Anda dan pasangan tidak memiliki dana atau rekening pensiun, buat resolusi untuk mulai menabung. Rencanakan untuk cadangan tunai 3 hingga 6 bulan.
Investasi lebih banyak
Mungkin Anda dan pasangan memiliki rekening tabungan dan dana pensiun. Namun itu belum tentu bisa meng-cover keuangan pada masa depan. Perbanyak investasi dan turunkan gaya hidup.
Bayar utang
Baca Juga: Film Salman Khan, Bajrangi Bhaijaan Diputar di Jepang
Terlalu banyak utang dapat menurunkan skor kredit Anda. Anda dapat menegosiasikan limit yang lebih rendah dengan perusahaan kartu kredit, membayar lebih dari pembayaran minimum dan berhenti menambah utang baru. Cari cara untuk menghasilkan pendapatan tambahan, dan gunakan uang untuk pembayaran utang.
Buat anggaran keuangan
Membuat anggaran mungkin tampak seperti tugas yang membosankan, tetapi jika Anda terus-menerus belanja dan kekurangan setiap bulan, anggaran atau rencana pengeluaran dapat meringankan kedua masalah tersebut. Buat daftar pokok pengeluaran dan pastikan cukup untuk memenuhi kebutuhan. Tanpa anggaran, berisiko bakal ada pengeluaran ekstra.
Buat rencana keuangan
Setiap orang membutuhkan rencana keuangan. Sebagai pasangan, duduk dan diskusikan tujuan finansial jangka panjang dan jangka pendek. Selanjutnya, buat strategi untuk mencapai tujuan itu. Juga, tidak ada salahnya untuk membuat janji dengan perencana keuangan professional.
Jangan takut bersenang-senang
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
Terkini
-
Jadwal Imsak dan Subuh Hari Ini 3 Maret 2026 untuk Jakarta, Jogja, hingga Jawa Timur
-
Rekomendasi Perhiasan Sesuai Shio untuk Tingkatkan Energi Positif di Tahun Kuda 2026
-
Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
-
Keutamaan Salat Tarawih Malam ke-13 Ramadan, Mendapat "Tiket" Aman di Hari Kiamat
-
Shopee Midnight Sale 3 Maret 2026: iPhone 16 Pro Cuma Rp1, Mobil dan Motor Rp1.000, Catat Jamnya!
-
5 Sabun Mandi Antibakteri di Indomaret, Murah Mulai Rp14 Ribuan
-
5 Rekomendasi Pashmina Viscose buat Tren "Kerudung Jahat" di Lebaran 2026, Wajah Auto Tirus
-
5 Rekomendasi Car Seat Bayi yang Nyaman untuk Dibawa Mudik, Aman dan Bikin Betah
-
Buka Puasa dan Adzan Magrib Hari Ini 2 Maret 2026 Jam Berapa? Cek Jadwal di 6 Kota Besar
-
Tren "Kerudung Jahat" Diprediksi Bakal Booming di Lebaran 2026, Apa Sih Maksudnya?