Suara.com - Sepasang suami istri bertarung dalam pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak di salah satu desa di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah.
Dalam pertarungan tersebut, sang suami berhasil mengalahkan istrinya.
"Ini memang satu-satunya di Kotawaringin Timur karena di satu desa ada pasangan suami istri sama-sama menjadi calon kepala desa. Ini sangat menarik, tapi begitulah faktanya," kata Bupati Kotawaringin Timur H Supian Hadi saat memantau Pilkades di Kecamatan Parenggean dan Tualan Hulu.
Pasangan suami istri itu adalah Seto Hadi dan Siti Kholipatul Janah. Mereka bersaing dalam Pilkades Mekar Jaya Kecamatan Parenggean. Hanya mereka berdua yang menjadi peserta di desa itu.
Seto Hadi merupakan petahana yang kembali mencalonkan diri, dan dukungan masyarakat kepada pria itu diperkirakan masih cukup besar sehingga diperkirakan hal itu membuat warga lainnya tidak ada yang berniat mencalonkan diri sebagai calon kepala desa.
Seto Hadi dan Siti Kholipatul Janah harus bersaing merebut hati pemilih, kali ini keduanya duduk bersanding sebagai saingan politik, membuat mereka terlihat sedikit canggung.
"Saya lihat tadi malah suaminya yang kurang percaya diri. Ini saya bingung nanti kalau suaminya kalah, bagaimana hubungan mereka di rumah?" celetuk Bupati seraya bercanda.
Seto Hadi dan Siti Kholipah hanya tersenyum menanggapi candaan itu. Mereka justru terlihat antusias karena tidak menyangka Bupati mampir memantau pemilihan kepala desa di desa mereka.
"Walaupun ada yang menganggap itu calon kepala desa bayangan atau apa, tapi masyarakat tetap antusias. Saat saya memantau, jumlah pemilih sudah di atas 65 persen. Hasilnya pun saya yakin tidak ada masalah karena mereka suami-istri," ujar Supian.
Sementara itu, Camat Parenggean Siyono menginformasikan, Pilkades Mekar Jaya akhirnya dimenangkan oleh petahana, yaitu Seto Hadi. Pria itu kembali mendapat kepercayaan masyarakat untuk memimpin desa itu.
Seto Hadi mengalahkan saingannya, Siti Kholipatul Janah yang tak lain adalah istrinya sendiri dengan selisih suara cukup signifikan.
Dari 1.182 suara sah, Seto Hadi memperoleh 794 suara, sedangkan Siti Kholipatul Janah memperoleh 388 suara.
"Mereka memang pasangan suami-istri. Pemenangnya adalah Pak Seto Hadi," kata Siyono. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!
-
Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media
-
Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara
-
Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis
-
Prabowo ke Petugas MBG: Tak Mau Bekerja Baik, Silakan Minggir!
-
Dadan Hindayana Ditahan, Irma Suryani Prihatin DPR Tak Punya Alat Sanksi untuk Mitra Kerja
-
Jabar Raih Penghargaan Terbaik Dalam Anugerah Kearsipan 2026, Bukti Hormati Setiap Jejak Sejarah
-
KPK Sita 7 Mobil hingga Emas dalam OTT Imigrasi Jakbar
-
KPK Ungkap Wamen Imigrasi Silmy Karim Diduga Terlibat Kasus Izin Tinggal WNA
-
Tolak Wacana Rusun, Korban Kebakaran Kemayoran Minta Pemerintah Bantu Bangun Rumah Lagi