Suara.com - Akibat bertengkar dengan pasangan di depan hotel, turis yang berasal dari China ditangkap dengan tuduhan melakukan KDRT.
Hal ini terjadi ketika pasangan turis China tersebut bertengkar dan berakhir dengan pergumulan, seperti dilansir dari laman South China Morning Post.
BACA JUGA:
Duh, Klub Malam Seungri BIGBANG Terlibat Kasus Narkoba dan Pemerkosaan
Kasus Pembunuhan 26 Tahun Silam Terbongkar Karena Tisu Makan
Menikahi Kekasihnya dengan Mahar Es Cendol, Pria Ini Mendadak Viral
Entah apa penyebabnya, pasangan turis yang tengah berlibur di New York ini bertengkar sampai bergumul di depan hotel. Aksi pertengkaran mereka saat itu dilihat oleh dua orang pejalan kaki.
Mengingat kekerasan fisik bukan hal yang sepele di Amerika, tak heran warga yang saat itu menyaksikan pun lekas melaporkannya ke polisi setempat.
Akibat dari pertengkaran tersebut, turis lelaki pun ditangkap dan harus menjalani proses hukum.
Baca Juga: 5 Momen Liburan Sandra Olga, Presenter Cantik Indonesia
Di sisi lain, pasangannya lekas melaporkan hal ini ke konsulat dan meminta bantuan agar suaminya dilepaskan.
Walau begitu, sang suami tetap tidak bisa dilepaskan semudah itu dan harus mengikuti semua proses hukum yang ada di Amerika.
Banyak orang China yang menganggap jika pertengkaran antar pasangan adalah urusan pribadi dan rumah tangga. Namun, di negara Barat seperti Amerika, hal ini tidak sesederhana itu.
Sebagai informasi, di China sendiri orang-orang biasanya memang tidak ikut campur dalam pertengkaran antar pasangan apalagi melaporkannya ke polisi.
Namun, lain halnya dengan Amerika yang menganggap KDRT sebagai hal yang serius sekalipun pertengkaran tersebut tidak dilakukan di depan publik.
Menanggapi isu ini, konsulat China yang berada di Amerika pun menyarankan agar traveler asal China tidak sembarangan bertengkar saat berkunjung ke Amerika.
Selain itu, mereka pun juga menghimbau agar traveler China lebih memahami hukum dan budaya Amerika agar hal semacam ini tidak terulang kembali.
GuideKu.com/Amertiya Saraswati
Berita Terkait
-
Liburan di Bali Berujung Bui, Turis Swiss Divonis Penjara karena Hina Nyepi
-
Ulasan Drama Genius Girlfriend: Kisah Pendewasaan dan Persahabatan yang Tulus
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Personel TNI dari Tamtama hingga Perwira Kini Bisa Ikut Pendidikan Militer di China
-
Pengantin Pesanan: Saat Pernikahan Jadi Modus Perdagangan Orang
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
Polisi Cegat Massa Aksi di Stasiun Kereta: Pelajar SMP-SMA Jadi Target
-
IHSG Dibuka Sempat Jatuh ke 6.390, Tapi Langsung Menghijau ke 6.400
-
Krisis Usia 25: Lepas dari Jebakan Timeline Media Sosial dan Temukan Rute Sendiri
-
Demo 27 Agustus 2026 Mulai Jam Berapa? Cek Link Live CCTV untuk Pantau Situasi
-
Harga Minyak Turun Didorong Prospek Pembukaan Selat Hormuz
-
Dentuman Keras Iringi Erupsi Lewotobi Laki-laki, Radius 5 Kilometer Disterilkan!
-
Jelang Demo DPR, Harga Emas Antam Anjlok Lagi Jadi Rp2.723.000/Gram
-
Labirin Birokrasi Mau Dipangkas,UMKM Tak Perlu Pusing Cari Layanan
-
Gubernur Sulsel: Tidak Ada Kenaikan Pajak
-
Misteri Jasad Bayi dalam Saluran Air Dekat Pasar Tugu Terungkap, Dibuang Ibu yang Malu