Inilah yang kemudian membuatnya menjalankan aksi kedua #UntukKorowai yang pada akhirnya kita secara mandiri membiayai satu guru, yang bernama Margi untuk mau mengajar di desa Brumakot, Korowai.
"Sebagian menggunakan sisa crowdfunding dari aksi pertama untuk Putih Atil, lalu dari sana kita lakukan lagi crowdfunding, untuk membeli kebutuhan solar panel di rumah guru Margi, karena di sana tidak ada listrik sama sekali," ujarnya.
Dari crowdfunding tersebut, kata Lisa, akhirnya #UntukKorowai tidak hanya mengadakan kebutuhan solar panel untuk guru Margi, tapi juga di rumah kepala desa dan penginjil di desa tersebut.
Yang paling terbaru dan sedang berjalan, Lisa kembali mendorong dukungan publik melalui tagar #UntukKorowai dan juga #KalepinKorowai yang dipicu pengalaman satu anak bernama Kalepin yang terbuang dari komunitasnya. Terinspirasi dari anak ini, Lisa membantu anak-anak dari Korowai yang bernasib sama untuk membangun asrama dan sekolah.
Lisa menambahkan, apa yang ia lakukan sebenarnya hal yang sangat sederhana yang bisa dilakukan kita semua untuk membangun masyarakat Papua.
"Dengan modal kuota internet saja, kita bisa manfaatkan potensi sosial media yang tidak ada batasnya. Buat tujuan baik. Jadi bukan buat senang-senang saja. Dengan menggaungkan hashtag kita sudah bisa ajak orang. Ketika orang tertarik dengan apa yang kita ajak, dari situ akan muncul aksi-aksi. Seperti gerakan untuk Korowai, saya mulai dari satu tweet saja," ungkapnya.
Lisa berharap, kampanye kemanusiaan yang ia lakukan bisa terus berlanjut, tak hanya sebatas #UntukKorowai, tapi juga daerah lainnya di Papua, sehingga sederet permasalahan yang ada bisa terselesaikan, membuat masyarakat Papua semakin sejahtera.
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
5 Model Gamis Remaja Korean Style yang Lagi Hits, Lebaran Jadi Makin Chic
-
55 Kartu Ucapan Lebaran 2026 Kekinian, Siap Dikirim ke Teman dan Keluarga
-
7 Car Seat Newborn sampai Toddler Dibawah Rp1 Juta, Mudik Jadi Aman dan Nyaman
-
Surat Apa Saja yang Dibaca 7 Kali saat Salat Lailatul Qadar? Ini Tata Cara Lengkapnya
-
Berapa THR untuk Ojol 2026? Catat Besaran BHR dan Tanggal Pencairan
-
Kapan Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 dan Arus Balik? Hindari Tanggal Ini Agar Bebas Macet
-
6 Shio Paling Beruntung pada 5 Maret 2026, Siap-Siap Ketiban Hoki!
-
Apa Saja Kriteria Penerima Zakat Fitrah? Kenali 8 Golongan yang Berhak Menerima
-
45 Desain Kartu Ucapan Hampers Lebaran Estetik, Praktis Satset Bisa Diedit Gratis
-
Kuota Mudik Gratis Pemprov Jabar Sisa 660 Kursi, Cek Rute yang Tersedia di Sini!