Suara.com - Harvard University merupakan salah satu universitas favorit dan bergengsi di dunia. Meski merupakan tempat mencari ilmu, Harvard kerap dikunjungi turis untuk berwisata. Salah satu spot foto yang sering diincar ialah patung John Harvard yang berada di dekat kantor University Hall. Konon, jika pengunjung menggosok atau menyentuh kaki kiri patung John Harvard, maka ia akan mendapat keberuntungan.
Meski begitu, patung yang dikenal sebagai ikon Harvard University, ternyata menyimpan rahasia. Dilansir dari Guideku.com, inilah tiga kebohongan patung John Harvard
Patung itu bukan John Harvard
Perlu diketahui, patung John Harvard baru dibuat pada tahun 1884. Sialnya, para pembuat patung di tahun itu sama sekali tidak punya gambaran tentang rupa John Harvard. Malah, tidak ada yang tahu bagaimana wajah John Harvard sebenarnya.
Sebagai gantinya, seorang mahasiswa bernama Sherman Hoar pun digunakan sebagai modelnya. Selain itu, para pemahat patung pun membuat patung John Harvard ini dengan pose yang merepresentasikan nilai-nilai Harvard University.
John Harvard bukan pendiri Harvard University
Di patung perunggu John Harvard, terdapat tulisan "JOHN HARVARD. FOUNDER. 1638." Padahal, John Harvard sebenarnya bukanlah pendiri dari Harvard University.
Universitas Harvard sendiri didirikan oleh pemerintah, sementara John Harvard yang asli bahkan tidak pernah bersekolah di sana. Alih-alih, John Harvard dikenal karena dirinya mewariskan kekayaan dan isi perpustakaannya ke universitas. Hal inilah yang membuat nama universitas tersebut diganti menjadi Harvard University.
Harvard tidak didirikan tahun 1638
Seperti yang disebutkan di atas, John Harvard memberikan sumbangan besar ke universitas pada tahun 1638. Tahun itulah yang tercantum di ukiran patung. Padahal, faktanya Harvard University tidak berdiri di tahun 1638. Alih-alih, univeristas ini berdiri tahun 1636 dan merupakan salah satu institusi perguruan tinggi tertua di Amerika. (Amertiya Saraswati)
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
5 Fakta Kasus Pelecehan Sesama Jenis Syekh Ahmad Al Misry: Catut Nama Nabi dan Imam Syafi'i
-
Room Art Fair 2026: Saat Kamar Hotel Disulap Jadi Instalasi Ruang Pamer Seni Kontemporer
-
Tarif Listrik per kWh Berapa? Ini Rincian Terbaru Resmi dari PLN
-
Kekayaan Hery Susanto versi LHKPN, Ketua Ombudsman yang Jadi Tersangka Korupsi
-
Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
-
5 Sepatu Hybrid dari Brand Lokal, Pilihan Terbaik untuk Mobilitas Tinggi
-
4 Rekomendasi Parfum Aroma Peach dari Brand Lokal, Wangi Segar dan Tidak Pasaran
-
7 Sabun Cuci Muka dengan Niacinamide untuk Memutihkan Wajah, Mulai Rp20 Ribuan
-
Satu Dekade Buttonscarves: Dari Mimpi Sederhana Menjadi Ikon Fashion Kebanggaan Indonesia
-
Apa Maksud Hustle Culture? Mengenal Sisi Lain Budaya 'Gila Kerja'