Suara.com - Aneka Sayur dan Buah Lokal Cuma Rp 10 Ribu di Pameran Ini.
Bagi Anda yang berencana untuk berbelanja sayur-sayuran dan buah-buahan segar, bisa kunjungi pameran Farm to Market yang berlokasi di Mall Kuningan City lantai GF.
Pameran yang diikuti petani lokal dari berbagai daerah ini sengaja didatangkan Kementerian Pertanian dan Kuningan City untuk memanjakan para pengunjungnya.
Salah satu komunitas petani lokal yang ikut dalam pameran ini adalah So Fresh dari Bandung. Slamet, perwakilan dari kelompok tani ini mengatakan bahwa harga yang dibanderol untuk aneka sayur dan buah lokal di pameran ini dijamin lebih murah dibandingkan pasar tradisional maupun supermarket.
"Harus lebih murah dari pasar umum atau supermarket. Itu aturan dari Kementerian Pertanian. Karena kita kan hasil panennya langsung dari kebun sendiri. Jadi lebih murah," ujar Slamet ditemui Suara.com, Jumat (19/4/2019).
Untuk setengah kilo belimbing wuluh, buncis, brokoli, hingga cabai gendot dibanderol Rp 10.000 saja. Kesegarannya pun dijamin meski harganya di bawah rata-rata.
"Kita pastikan segar, karena kebun kita di Bandung. Kalau sayur itu maksimal kesegarannya tiga hari saja. Lewat dari itu biasa mulai layu, menguning, tidak segar," imbuh dia.
Menurut Slamet, sayur dan buah-buahan lokal cenderung lebih unggul dibandingkan sayur atau buah-buahan impor. Alasannya kata dia kandungan nutrisi dari produk lokal lebih terjamin karena unsur tanah di wilayah Indonesia lebih subur dibandingkan tanah di luar negeri.
"Di luar negeri kandungan nutrisi tanahnya berbeda sehingga berpengaruh pada nutrisi sayur dan buahnya itu sendiri. Misalnya ubi cilembu di tanam di cilembu sama dibudidayakan di luar negeri itu hasilnya berbeda. Rasanya pun beda," imbuh dia.
Baca Juga: Anak Susah Makan Sayur dan Buah? Ibu Harus Coba Tips Ini
Selain itu kata Slamet sayur dan buah lokal juga terjamin kesegarannya. Ia mengatakan bahwa kesegaran sayur dan buah secara alami bertahan hingga tiga hari. Setelah itu, sayur dan buah akan layu hingga mengalami perubahan warna.
Sementara sayur dan buah impor membutuhkan waktu berhari-hari untuk sampai ke Indonesia dan distribusikan ke supermarket. Sehingga kata dia, bisa jadi sayur dan buah impor diawetkan secara kimiawi hingga bisa bertahan lama.
"Kalau dikasi lilin maka kulit sayur dan buah yang memiliki pori-pori bisa merembes ke dalamnya. Sehingga kalau dikonsumsi bisa dibayangkan zat tersebut masuk ke dalam tubuh kita," imbuhnya.
Jadi bagaimana, tertarik berburu sayur dan buah lokal di pameran ini? Farm to Market sendiri hadir di Kuningan City cuma hingga 28 April mendatang lho.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN
-
Tarif Rp5 Ribu Dikritik Warga, Sekda Janji Evaluasi Parkir Alun-Alun Tegar Beriman