Suara.com - Membayar zakat fitrah merupakan kewajiban bagi umat muslim yang menjalankan puasa pada bulan Ramadan.
Saat ditemui Suara.com dalam acara buka bersama Shopee belum lama ini di Jakarta, Ustadz Cecep Maulana mengatakan zakat menyempurnakan ibadah di bulan Ramadan.
"Zakat itu menyempurnakan ibadah puasa kita pada bulan suci Ramadan. Dengan membayar zakat, ibadah puasa Ramadan kita sempurna," ungkap Ustadz Cecep Maulana.
Ada pun besaran zakat yang dikeluarkan menurut para ulama adalah sesuai penafsiran terhadap hadits adalah sebesar satu sha' atau kira-kira setara dengan 3,5 liter atau 2,7 kg makanan pokok (tepung, kurma, gandum, aqith) atau yang biasa dikonsumsi di daerah bersangkutan (Mazhab syafi'i dan Maliki).
Di Indonesia sendiri, makanan pokoknya adalah nasi yang diolah dari beras. Biasanya untuk membayar zakat, ada yang memberi beras atau uang ke Badan Amil Zakat. Lantas manakah yang lebih afdol untuk membayar zakat, beras atau uang?
Menurut Ustadz Cecep Maulana, uang dan beras sama-sama dibolehkan untuk membayar zakat. Namun aturan dasarnya adalah harus berbentuk makanan.
"Jadi gini, aturan dasarnya adalah harus berbentuk makanan. Tetapi ada beberapa perbedaan pendapat," jelasnya.
Ia menjelaskan bahwa ulama mahzab Syafi'i membolehkan pembayaran zakat fitrah dengan uang. Tapi di sisi lain, ada pula mahzab yang mengatakan tidak boleh, jadi harus dengan makanan.
"Nah, itu terserah umat mau pilih bayar dengan cara yang mana, keduanya boleh. Tapi kalau bisa dalam bentuk makanan," sambungnya.
Baca Juga: Mau Bayar Zakat Fitrah? Ini Doa Lengkap saat Membayarnya
Sebab, jika dilihat lebih jauh lewat edukasi Islam, lebih baik pakai makanan. Pada zaman nabi, Rasulullah tidak pernah memberi dalam bentuk uang, tetapi makanan atau pekerjaan, atau modal meskipun hanya seutas tali.
"Misal, kalau ada pengemis sebaiknya jangan dikasih uang tetapi makanan. Jangan dikasih uang. Kalau dikasih uang nanti banyk orang miskin menjadi lebih kaya daripada yang memberi. Mereka jadi manja dan malas tidak mau kerja," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Cara Mengatasi Pompa Air Bunyi Cetak-Cetek agar Tak Boros Listrik
-
5 Tips Menata Dompet Menurut Feng Shui agar Rezeki Mengalir Lancar
-
Lipstik Pink yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Pilihan Cocok untuk Kulit Sawo Matang
-
4 Contoh Sepatu Skechers Berbahan Kulit Babi, Konsumen Muslim Wajib Cek Deskripsi Produk
-
Krim Kelly untuk Usia Berapa Sebenarnya? Intip Kandungan Skincare Legendaris Ini
-
4 Basic Skincare Wardah untuk Meredakan Kemerahan dan Jerawat, Lengkap dengan Review Pembeli
-
4 Pompa Air Tidak Berisik dan Hemat Listrik, Cocok untuk Penghuni Perumahan
-
3 Sampo Penghitam Rambut yang Dipuji Pengguna karena Ampuh Menutupi Uban
-
5 Bedak Tabur yang Memberikan Efek Glowing di Wajah, Hasil Makeup Halus dan Natural
-
Mimpi Resign dari Pekerjaan, Pertanda Baik atau Buruk? Ini Penjelasannya