Suara.com - Valdir Segato adalah lelaki Brasil berusia 50-an. Ia mendapat sorotan di media sosial setelah ketahuan menyuntikkan minyak ke dalam otot-otot tubuh bagian atasnya selama bertahun-tahun demi mendapatkan penampilan bak binaragawan.
Saat remaja dulu, Valdir sempat kecanduan narkoba dan kehilangan berat badan sampai dijuluki 'Dog Skinny' atau anjing cungkring oleh teman-temannya.
Ia lalu tersadar, berubah, dan mulai pergi ke gym setiap hari.
Tapi Valdir mengaku tak merasa puas melihat perubahan tubuhnya. Sampai akhirnya seseorang memperkenalkan synthol, zat penguat otot yang populer, pada Valdir.
Valdir yang bekerja sebagai seorang konstruksi di Sao Paolo secara teratur menyuntikkan synthol ke otot bisep dan dadanya selama bertahun-tahun.
Padahal ia pernah diperingatkan bahwa tindakan tersebut berisiko medis yang bisa membuat anggota tubuhnya harus diamputasi. Tapi Valdir tak peduli, ia tidak mau berhenti.
"Para dokter mengatakan kepada saya untuk menghentikannya, saran yang mereka berikan kepada saya adalah berhenti menggunakan. Tapi ini keputusan saya untuk menggunakannya karena saya ingin, karena saya suka," kata Valdir dalam sebuah wawancara beberapa tahun lalu.
Karena tampilan tubuhnya, Valdir mendapat banyak julukan mulai dari Hulk, Schwarzenegger, atau He-Man.
Seperti dilansir dari Oddity Central, secara visual, tubuh Valdir sebenarnya tidak terlihat kekar alami. Ia seperti memiliki balon yang menempel pada tubuhnya. Tapi Valdir tidak peduli, dia hanya ingin terlihat lebih besar dan menyukai perhatian yang didapatkan karena ototnya yang aneh.
Baca Juga: Bantal Pacar Berotot, Solusi untuk Para Wanita Jomblo
Valdir secara teratur memposting foto dan video mengenai dirinya di situs media sosial seperti Facebook dan Instagram dengan nama akun Valdir Synthol.
Synthol terdiri merupakan cairan yamg terdiri dari 85 persen minyak (paling sering minyak wijen), 7,5 persen lidokain, obat penghilang rasa sakit, dan 7,5 persen alkohol.
Cairan ini disuntikkan langsung ke otot untuk meningkatkan ukuran dan mengubah bentuk. Cairan ini juga biasa digunakan oleh beberapa binaragawan untuk menyempurnakan tampilan otot-otot tertentu yang mungkin kurang berkembang.
Tetapi dalam kasus ekstrem seperti Valdir, cairan membentuk sebagian besar otot yang terlihat. Dalam beberapa kasus, penggunaan synthol berlebihan dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan mulai dari emboli paru-paru dan stroke, hingga granuloma, kista dan bisul pada otot.
Yah, intinya, jangan meniru tindakan ini ya. Terima saja bentuk ototmu apa adanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Sering Impulsif Saat Ramadan? Psikolog Sarankan Jeda Sebelum Bereaksi
-
Tren Beauty TikTok 2026: Dari Produk Viral ke Brand yang Bertahan
-
Dari Kajian Sampai Bazaar UMKM, Hijrahfest Ramadan 2026 "Comeback Stronger" Hadir di Jakarta
-
7 Hal yang Membatalkan Puasa, Bukan Hanya Makan dan Minum
-
Sampai Kapan Batas Penukaran Uang Baru 2026? Ini Cara dan Aturannya
-
10 Menu Buka Puasa Ibu Hamil, Baik untuk Kesehatan dan Perkembangan Janin
-
Anti-Mainstream! Fuji dan Erika Carlina Bocorkan Tempat Ngabuburit Kece di Tepi Laut Jakarta
-
Doa Apa yang Perlu Dibaca saat Zakat Fitrah?
-
4 Niat Zakat Fitrah, untuk Diri Sendiri hingga untuk Keluarga
-
Apa Hukum Meminta THR dalam Islam? Jangan Memaksa, juga Jangan Menolak