Suara.com - Hanya demi mendapatkan mantan pacarnya kembali, seorang pria di India nekat membuat berita hoaks tentang pesawat dibajak.
Dikisahkan, seorang pebisnis asal Mumbai bernama Birju Salla bertekad mendapatkan mantan pacarnya kembali.
Tak rela berpisah, saat itu Salla nekat menulis surat ancaman tentang bom di pesawat milik maskapai Jet Airways.
Selain ada bom, Salla juga menuliskan bahwa ada sekelompok pembajak pesawat di dalam surat tersebut, seperti dikutip dari Travel and Leisure.
Diketahui, Jet Airways sendiri merupakan maskapai tempat mantan pacar Salla bekerja.
Untunglah, saat itu pesawat mendarat dengan selamat di kota tujuan mereka, Ahmedabad.
Namun, segera setelah pesawat mendarat, Salla ditangkap atas aksi nekatnya itu. Salla pun mengaku jika dia berharap kehebohan tersebut akan memaksa Jet Airways untuk menutup operasi mereka di Delhi.
Hal ini dilakukan agar mantan pacar Salla yang bekerja di kantor Delhi pulang ke Mumbai dan mau kembali menjalin hubungan bersamanya.
Akibat ulahnya ini, Salla pun menjadi orang India pertama yang dilarang untuk terbang.
Baca Juga: Pengamat: Batasi Medsos Bukan Cara Efektif Tangkal Hoaks
Tetapi, yang lebih parah, Salla juga terancam mendapat hukuman seumur hidup di penjara.
Menurut pengacaranya, hanya ada 2 jenis hukuman dalam undang-undang anti pembajakan pesawat di India.
Kedua hukuman itu adalah penjara seumur hidup atau hukuman mati. Hukuman mati diberikan jika tawanan yang ada di dalam pesawat terbunuh.
Maka, Salla pun sepertinya tak punya pilihan selain mendekam di penjara akibat aksi nekatnya tersebut. Tak hanya itu, Salla pun harus membayar denda dan asetnya saat ini sudah disita.
Yang lebih miris, Salla sendiri sebenarnya tak perlu membuat ancaman bom palsu jika dia ingin Jet Airways ditutup.
Ini karena maskapai Jet Airways sendiri akhirnya dikabarkan bangkrut pada April 2019 lalu.
Berita Terkait
-
Kemenkeu Pastikan Klaim Program Baru Dana Hibah Menteri Keuangan Tidak Benar
-
Jangan Tertipu! Video Erupsi Anak Krakatau Itu Hoaks, Ini Radius Bahaya yang Sebenarnya
-
Adu Domba Digital Borneo: Sisi Lain Hoaks Hubungan RI-Malaysia
-
Hoaks Kesehatan di Sosmed hingga AI Jadi Rujukan Konsultasi, Ini Pandangan RS Pelni
-
BGN Tegaskan Tuduhan Pembagian Dana MBG kepada Presiden adalah Hoaks
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
7 Bedak Tabur Lokal yang Bagus untuk Makeup Sehari-hari, Hasil Halus dan Tahan Lama
-
Perempuan dan Tren Capsule Wardrobe: Bikin Hemat atau Cuma Hype Sesaat?
-
Ulasan Novel Respati, Detektif Alam Mimpi yang Berusaha Membongkar Teror
-
Head to Head Prancis vs Inggris Jelang Perebutan Tempat Ketiga Piala Dunia 2026
-
7 Cara Memilih Pompa Air sesuai Kebutuhan Sumur agar Tidak Salah Pilih
-
5 Rekomendasi Bedak Ringan untuk Sehari-hari, Wajah Auto Nampak Segar dan Flawless
-
Hindari Macet Konser Akbar di Monas, KAI Izinkan Penumpang 13 KA Naik dari Stasiun Jatinegara
-
Viralnya Liga Aspal Bikin Anak-Anak Menteng Kini Punya Lapangan Bola Sungguhan
-
Temui Mendag China di Shanghai, Airlangga Dorong Kemitraan Ekonomi yang Lebih Seimbang
-
Moisturizer Sariayu untuk Kulit Berminyak yang Mana? Ini Pilihan dan Review Pembelinya