Suara.com - Kegiatan tahunan bertajuk Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) yang dihelat Kabupaten Jayawijaya Papua kembali digelar pada 7-11 Agustus 2019 mendatang. Festival yang sudah digelar 30 tahun terakhir ini akan memberikan kejutan bagi para pengunjungnya.
Bupati Jayawijaya, Jhon R Banua, mengatakan bahwa FBLB ini akan diramaikan dengan pertunjukkan budaya, kuliner, dan kesenian khas Papua sehingga bisa menunjukkan ke masyarakat bahwa Papua bisa menjadi pilihan destinasi wisata bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
"Kegiatan festival seperti ini akan berkontribusi pada perekonomian masyarakat di sana. Mereka bisa menyediakan tempat-tempat hunian, kerajinan tangan mereka juga bisa dikenal kemudian jadi komoditi jualan yang mendatangkan nilai ekonomi bagi masyarakat, serta dengan adanya festival budaya seperti ini, masyarakat juga jadi lebih mencintai budaya, kesenian, dan kulinernya," ujar Jhon dalam rilis yang diterima Suara.com, Senin (24/6/2019).
Jhon mengatakan festival ini juga akan mengajak pengunjung untuk melancong ke beberapa destinasi wisata di Jayawijaya sebagai upaya untuk memperkenalkan Papua dan beberapa suku seperti suku Dani dan beberapa suku lainnya.
Sebelum menuju hari H, rangkaian offline promotion FBLB pun digelar di berbagai tempat, salah satunya Museum Nasional, Jakarta, pada 20-22 Juni 2019 beberapa waktu lalu.
Offline promotion FBLB ini menyuguhkan berbagai rangkaian kegiatan menarik seperti pameran dokumentasi FBLB serta kemegahan lanskap Lembah Baliem. Tak hanya itu, dalam rangkaian acara ini, pengunjung juga dapat mengetahui lebih jauh mengenai FBLB melalui berbagai kegiatan yang menarik selama tiga hari berturut turut seperti informasi seputar kegiatan FBLB, aneka lokakarya, temu wicara, dan khazanah perjalanan.
Melancong tak lengkap rasanya jika tanpa dokumentasi yang ciamik. Untuk itu, salah satu galeri dan komunitas foto di Jakarta, Gueari Galeri menyajikan gelar wacana seputar buku foto kepada para pengunjung.
Bagi para pelancong dan pengunjung yang tertarik seputar dunia traveling, bersama dua pelancong muda professional, Resti dan Ode, kegiatan ini juga menampilkan diskusi seputar adventure travelling di Nusantara. Terdapat pula suguhan kopi khas dari Papua serta lokakarya seputar cupping kopi. Selama tiga hari, terdapat pula stan-stan travel agent yang akan melayani berbagai pilihan kebutuhan trip.
Baca Juga: Misteri Pasir Putih di Lembah Baliem Pegunungan Jayawijaya
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
QRIS Jadi 'Alat Bantu' Judi Online: Mengapa Sistem Pembayaran BI Ini Rentan Disalahgunakan?
-
Klaim Pakai Teknologi Canggih, Properti PIK2 Milik Aguan Banjir
-
6 HP Murah dengan Kamera Terbaik Januari 2026, Harga Mulai 2 Jutaan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
Terkini
-
Dari Minuman Kekinian hingga Dessert Estetik, Ini Dia Tren Kuliner Viral 2025
-
Jadi Juara, ISI Jogja & SMKN 5 Denpasar Siap Tampil di Grand Final iForte National Dance Competition
-
Kenalan Apa Itu Transformasi Digital, dari Cara Kerja Manual ke Sistem yang Lebih Rapi
-
5 Hair Tonic untuk Atasi Ketombe dan Gatal, Kulit Kepala Jadi Lebih Sehat
-
5 Sepatu Jalan Lokal Murah Versi Dokter Tirta, Anti Pegal dan Kalcer Dipakai Bergaya
-
7 Rekam Jejak Dr Tyler Bigenho, Suami Aurelie Moeremans Ternyata Dokter Spesialis 'Kretek'
-
7 Sunscreen Tone Up di Indomaret untuk Cerahkan Wajah, Mulai Rp17 Ribuan
-
5 Cat Rambut yang Ampuh Tutupi Uban di Alfamart, Harga Mulai Rp14 Ribuan
-
5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
-
5 Merek Vitamin B Complex Terbaik untuk Jaga Energi dan Saraf Usia 45 ke Atas