Suara.com - Tenyata Ini Waktu yang Tepat Pakai Produk Anti-Aging.
Penuaan kulit menjadi momok menakutkan bagi perempuan. Itulah mengapa, kini produk anti-aging kini kian laris di pasaran.
Sesuai namanya, produk anti-aging merupakan produk yang bertujuan memperlambat atau mengurangi tanda-tanda penuaan. Tanda penuaan yang biasanya dapat terlihat jelas di kulit. Tak jarang, hal ini membuat seseorang merasa kurang percaya diri. Itu sebabnya, banyak yang rela membeli dan memakai produk anti-penuaan.
Namun, ketakutan mengalami penuaan kulit membuat banyak orang terlalu cepat memakai produk anti-aging. Lantas, pada usia berapakah waktu yang tepat memakai produk anti-aging?
Dokter spesialis kulit dan kelamin, dr. Dikky Prawiratama, M.Sc, Sp.KK memaparkan bahwa sebaiknya, produk anti-aging digunakan saat memasuki awal usia 30-an. Pada usia inilah tanda-tanda penuaan seperti garis halus dan kerutan mulai muncul.
“Semakin awal produk anti-aging ini digunakan, semakin baik hasil yang akan dibawa. Namun, memakainya di awal usia 20-an tidak akan berdampak signifikan karena kulit pada usia itu belum membutuhkannya,” jelas dokter Dikki dalam siaran media yang diterima Suara.com dari Hellosehat.
Selain dari usia, Anda juga dapat melihat tanda-tanda penuaan di kulit Anda sebagai sinyal untuk menggunakan produk anti-aging.
“Seperti munculnya kerutan di sekitar mata serta antara alis dan dahi, pipi yang lebih cekung, garis senyum yang semakin dalam, dan elastisitas kulit berkurang,” sambungnya.
Untuk pemilihan produk anti-aging sendiri, sebaiknya pilih yang sesuai jenis kulit atau rekomendasi dokter. Sebab, kini banyak produk anti-aging yang dijual bebas di pasaran.
Baca Juga: Ramai Pakai Produk Anti Aging, Berapa Sih Usia yang Wajar menggunakannya
“Namun, untuk mendapatkan hasil yang maksimal, berkonsultasi ke dokter sebelum membeli merupakan langkah yang tepat. Umumnya, untuk Anda yang memiliki kulit kering, produk berbentuk krim bisa menjad pilihan tepat. Sementara itu, orang yang memiliki kulit berminyak dapat memilih produk anti-aging dalam bentuk gel atau losion,” paparnya.
Dalam memilih produk anti-aging, terdapat beberapa bahan aktif yang biasa digunakan, antara lain:
- Retinol, bertujuan mengurangi kerutan dan meratakan pigmentasi kulit
- Vitamin C, mengembalikan elastisitas dan hidrasi kulit serta mencerahkan wajah
- Vitamin E, mengembalikan kelembapan kulit agar lebih kenyal, terutama untuk jenis kulit kering
- Asam kojic, mencerahkan kulit dan mengurangi bahaya radiasi sinar UV yang menyebabkan penuaan
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
5 Rekomendasi Primer untuk Kulit Berminyak: Pori-Pori Tersamarkan, Makeup Awet Seharian
-
Beda Primer dan Setting Spray, Mana yang Wajib Dipakai agar Makeup Tahan Lama Seharian?
-
5 Alternatif Skin Tint untuk Pengganti Cushion, Wajah Glowing Seharian
-
Apa yang Harus Dilakukan jika Terkena Campak? Ini 8 Langkah Penting agar Tidak Menular
-
5 Bedak Tabur yang Bagus untuk Kulit Kering, Bye-Bye Makeup Pecah
-
Lebih dari Sekadar Olahraga: Alasan Sepeda Gunung Kini Jadi Gaya Hidup Favorit Masyarakat Indonesia
-
5 Bedak Tabur Lokal yang Bagus Anti Kilap Harga Terjangkau, Cocok Dipakai Sehari-hari
-
Tantangan Kreatif Buat Pelajar di Asia: Merancang Wahana Taman Hiburan Impian!
-
Intip 6 Produk Makeup Nagita Slavina di Momen Lebaran yang Bikin Tampil Glowing
-
Kenapa Bulan Syawal Identik Jadi Musim Menikah di Indonesia? Ini Asal-usulnya