Suara.com - Girls, ketika membersihkan wajah kita biasanya menggunakan kapas untuk mengangkat kotoran dan membuangnya setelah dipakai. Apakah kalian pernah membayangkan, berapa banyak sampah kapas yang kita produksi jika itu terjadi secara berulang-ulang?
Nah, untuk mengatasi hal ini beberapa produsen kosmetik membuat terobosan baru dan mengenalkan kapas pakai ulang.
Mendengar namanya, banyak orang yang bingung, apakah kapas masih aman jika dipakai ulang? Jadi, kapas pakai ulang atau reuseable cotton pads ini adalah kapas yang terbuat dari kain sehingga bisa dicuci dan tentu saja aman dipakai berulang-ulang.
Beberapa produsen lokal sudah ada yang memproduksi kapas ramah lingkungan ini. Cara pakainya sama saja dengan kapas pada umumnya hanya saja kapas pakai ulang ini membutuhkan perawatan khusus agar awet dan aman dipakai beruang kali.
Umumnya kapas pakai ulang memiliki dua sisi, yaitu sisi yang lembut dan sisi bertekstur untuk eksfoliasi. Cara penggunaan dua sisi itu bisa menyesuaikan kebutuhan kulit kita masing-masing.
Lalu bagaimana cara perawatannya? Apakah sulit?
Dilansir dari Well + Good, membersihkan kapas pakai ulang tidak boleh ditunda. Begitu selesai menggunakannya, kapas kain itu harus direndam dalam air hangat agar kotorannya mudah lepas. Gunakan sabun bayi untuk memijat permukaan kapas agar kotoran terangkat, lalu keringkan.
Meskipun namanya kapas pakai ulang, tetap saja produk ini memiliki masa pakai. Mengingat bahannya yang terbuat kain dan berpotensi melar dari hari ke hari, sebaiknya reuseable pads digunakan sekitar 3 bulan saja.
Pemakaian yang lebih dari 3 bulan akan mengurangi kualitas kapas, sehingga tidak bisa memberikan manfaat dengan maksimal. Gimana Girls, apakah kamu siap cantik sekaligus ramah lingkungan?
Baca Juga: Dokter Tompi Bedah 5 Mitos Perawatan Wajah pada Lelaki
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar