Suara.com - Saat membeli dan menyimpan makanan, kedaluwarsa merupakan salah satu hal penting yang perlu diperhatikan.
Terlebih untuk bahan makanan yang bersifat kering seperti beras dan pasta, ada kalanya kita mengira bahwa makanan tersebut akan bertahan untuk waktu yang lama.
Padahal, beras yang sudah dibuka biasanya hanya akan tahan 4-5 tahun. Begitu pula halnya dengan pasta kering, tepung terigu, serta makanan yang diawetkan.
Meski begitu, tahukah kamu jika sebenarnya ada bahan konsumsi yang nyaris bisa bertahan selamanya alias tidak bisa kedaluwarsa?
Dilansir dari laman Mashed, inilah 5 makanan yang ternyata tidak bisa kedaluwarsa.
1. Madu
Beberapa orang mungkin sudah tahu bahwa madu adalah salah satu makanan yang tidak akan pernah kedaluwarsa.
Bukan cuma tidak bisa kedaluwarsa, kualitas madu juga akan tetap sama meski puluhan tahun sudah berlalu.
Hal ini dikarenakan madu mengandung sedikit air, pH yang rendah, serta zat-zat antibakteri lainnya.
Baca Juga: Belanja Makanan Sehat, Ini Panduannya
Salah satu bukti bahwa madu berumur abadi adalah penemuan kendi berumur 3.000 tahun oleh arkeolog yang berisi madu dan ternyata masih aman dimakan.
2. Garam
Sering digunakan untuk mengawetkan makanan, garam adalah bahan makanan yang sebenarnya tidak bisa kedaluwarsa. Meski begitu, hal ini hanya berlaku untuk garam yang belum ditambahi zat yodium.
Ini dikarenakan garam murni adalah mineral yang berasal dari air laut, sehingga tanpa bahan tambahan apa pun, rasa garam akan tetap sama meski puluhan tahun berlalu.
Meski begitu, perlu diperhatikan bahwa garam sebaiknya tidak disimpan di hawa yang lembap karena akan menyerap air dan tidak akan bertahan untuk jangka waktu lama.
3. Kopi instan
Berita Terkait
-
Menelisik Garam Palungan Desa Les: Saat Warisan Leluhur Bertahan di Tengah Modernisasi
-
Jejak Don Rare di Desa Les: Merawat Tradisi Bali Utara Bersama Astra
-
Bli Nyoman dan Desa Les: Ketika sebuah Desa Tumbuh tanpa Kehilangan Akarnya
-
Nyoman Nadiana dan Perjuangan Menghidupkan Desa Les untuk Masa Depan
-
Mikroplastik Ditemukan pada Garam Laut di Lombok, Akankah Ganggu Keamanan Pangan?
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Bantah Bahas RUU Pemilu! Gerindra Ungkap Isi Pertemuan Sekjen Parpol Koalisi Pendukung Prabowo
-
Never-Ending Summer: Drama dengan Opening Bergaya Donghua yang Colorful
-
HUAWEI Pura 90s 5G Hadir Usung 200MP Zoom Maxing, AI, & True Color Maxing
-
Mobil Listrik Makin Ramai, Changan Hadirkan Deepal S05 dan Nevo Q05 di Medan
-
Tarif Ojol untuk Antar Barang dan Makanan Bakal Diatur Kemkomdigi, Ini Aturannya
-
Lagu 'Bella Ciao' Bercerita Tentang Apa? Dinyanyikan Massa Demo BEM UI di Bundaran HI
-
Detik-Detik Mobil SPPG Magetan Terguling Usai Hantam Tiang Wi-Fi
-
Skandal Rasisme Media Inggris, Kemarahan Rakyat di Balik Kematian Profesor Cambridge
-
81 Tahun Indonesia Merdeka, Mengapa Kita Masih Takut Menatap Masa Depan?
-
Sudah Akui Terima Duit Tambang, Bebizie Belum Juga Kembalikan Uang ke KPK