Suara.com - Dengan waktu penerbangan yang hanya 4,5 jam dari Jakarta, Australia Barat merupakan salah satu destinasi wisata yang familiar bagi wisatawan Indonesia. Jumlah kunjungannya menempatkan Indonesia pada peringkat 8 di antara pasar internasional utama Australia Barat.
“Ini merupakan tahun yang luar biasa bagi kami di Australia Barat. Berdasarkan data Survei Pengunjung Internasional terbaru, terjadi peningkatan pengunjung pada 2018 di seluruh wilayah Australia Barat, dengan kontribusi dari wisatawan Indonesia sebanyak 32.700 pengunjung pada 2018, hal ini menunjukkan peningkatan sebanyak 9,5% dari tahun sebelumnya. Ditambah lagi, referensi panduan perjalanan terkemuka dunia, Lonely Planet, memberi predikat kepada Margaret River dan Southern Western Australia sebagai tujuan nomor satu se-Asia Pasifik untuk dikunjungi pada tahun mendatang,” ungkap Andrew Oldfield, Director Partnerships TWA, dalam mid year gathering event pada Rabu (10/7/2019).
Mendapat predikat sebagai salah satu kota tercantik dan paling layak huni di dunia, Perth, sebagai ibu kota Australia Barat, adalah tujuan ideal untuk memulai petualangan ala Australia. Pengunjung Kota Perth akan menemukan rooftop bars, restoran bergaya fine dining, dan lorong-lorong tersembunyi yang diwarnai dengan street art yang mengarah ke deretan underground bars dan kafe-kafe modern. Pembangunan Optus Stadium yang canggih dengan 60.000 tempat duduk dan beberapa ruang publik baru, seperti Elizabeth Quay dan Yagan Square, telah mengubah wajah kota ini.
“Perth telah mengalami transformasi yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir dengan beragam hotel baru, kawasan publik, restoran dan bar, wisata budaya, dan rangkaian acara yang menarik,” jelas Andrew. "Di luar Kota Perth, pengunjung akan menemukan hutan pohon yang tinggi, garis pantai yang sangat indah, hasil bumi yang dijunjung tinggi, formasi batuan yang unik, dan interaksi dengan satwa liar yang tak terlupakan – semua ini paling cocok dinikmati dengan perjalanan darat."
Ringgo Agus Rahman juga berbagi pengalaman perjalanan di Australia Barat ketika ia mendapat kesempatan untuk mengunjungi Perth, Coral Coast, dan South West. "Sebelum datang ke sana, saya sudah sering dengar tentang Australia Barat. Apalagi ada teman yang tinggal di sana. Tadinya nggak iri sama dia tinggal di sana, tapi setelah saya datang ke sana, saya jadi iri parah," kata Ringgo.
"Australia Barat tuh lengkap, cocok untuk semua jenis orang, mulai dari orang yang suka suka menyendiri, orang yang suka keramaian, orang yang suka minum-minum, orang yang suka foto," kata pemeran Abah dalam film Keluarga Cemara ini.
Sebagai seseorang yang sudah mencicipi kelezatan aneka kuliner Australia barat, dalam kesempatan yang sama, Ringgo Agus Rahman kemudian ditantang oleh Vincent Lim, Celebrity Chef dari Perth, untuk membuat masakan unik perpaduan kuliner Australia Barat dan Indonesia yang merupakan kreasi sang chef, yaitu special herbs dry pan beef tenderloin with terasi pearl coconut rice cracker spice wafu. Unik, karena sambal terasi diolah sedemikian rupa menjadi seperti butiran jelly, dengan rasa akhir yang tentu saja berbeda dengan sambat terasi yang biasa kita kenal.
Setelah pengalamannya itu, Australia Barat pun kini menjadi destinasi wisata favorit bagi Ringgo Agus Rahman. "Ini tempat turis yang tidak terlalu ramai, jadi nyaman banget, kita bisa menikmati semuanya," tutupnya.
Baca Juga: Ringgo Agus Rahman Iri Lihat Akting Pemeran Anak di Koki Koki Cilik
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Persebaya Babak-belur di Kandang Borneo FC, Ini Dalih Bernardo Tavares
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
Terkini
-
Kapan THR Lebaran 2026 Paling Lambat Cair? Simak Aturan Resmi Pemerintah untuk Karyawan
-
Siapa Profesor Jiang Xueqin? Sosok yang Ramal AS Kalah Perang Lawan Iran
-
Rekomendasi Urutan Nonton 7 Film MonsterVerse: Dari Godzilla ke Kong Sampai The New Empire
-
Anak di Bawah 16 Tahun Dilarang Punya Medsos Mulai 28 Maret 2026, Ini Aturan Lengkap dan Sanksinya
-
Atraksi Tatung hingga Kuliner Tionghoa Ramaikan Cap Go Meh Little Singkawang di TM Seasons City
-
Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
-
7 Sabun Mandi Cair untuk Mencerahkan Kulit, Murah Mulai Rp30 Ribuan
-
Hukum Puasa Tidak Sahur karena Kesiangan, Apakah Tetap Sah?
-
Ngabuburit Serasa di Italia, Jalan Sore di Orange Groves Jadi Spot Favorit Ramadan
-
Vidi Aldiano Sempat Pneumonia Sebulan Sebelum Meninggal, Ini Bahayanya bagi Pasien Kanker Ginjal