Suara.com - Tak seperti zaman sekarang, orang-orang di abad pertengahan dulu rupanya punya cara makan yang berbeda.
Bahkan, terlepas dari restoran-restoran yang mengklaim bahwa mereka menyajikan makanan khas abad pertengahan, ternyata ada banyak fakta yang masih belum kita ketahui.
Ya, berbeda dengan makanan yang biasa kita makan sekarang, bahan makanan di abad pertengahan rupanya bisa dibilang membosankan hingga menjijikkan.
Bahkan, cara mereka menyantap makanan pun sangat berbeda dengan kita sekarang.
Seperti dirangkum dari laman Ranker, berikut 5 fakta soal makanan di abad pertengahan yang mungkin belum Anda ketahui sebelumnya.
1. Orang abad pertengahan suka susu almond
Di abad 21 ini, susu almond kembali digemari karena merupakan alternatif bagi penganut gaya hidup vegetarian dan vegan.
Meski begitu, pada zaman dulu, susu almond disukai karena dianggap lebih praktis dan bisa disimpan lebih lama.
Saking umumnya, nyaris semua buku menu dari abad pertengahan akan memakai susu almond.
Baca Juga: Menolak Kekinian, Pria Ini Pilih Pakai Gaya Busana Abad ke-19
2. Sudah ada makanan cepat saji
Makanan cepat saji bukan hanya menjadi favorit orang zaman sekarang. Di era abad pertengahan pun, mereka punya makanan cepat saji.
Bedanya, makanan cepat saji zaman dulu tidak semenarik sekarang. Alih-alih, yang disebut makanan cepat saji adalah pancake, pai daging, dan wafel.
Parahnya lagi, makanan cepat saji saat itu disebut tidak sehat karena daging untuk pai kadang diambil dari bangkai kelinci atau angsa.
3. Buah dan sayuran mentah dianggap berbahaya
Di zaman sekarang, memakan buah dan sayuran tanpa dimasak dianggap sehat. Bahkan, salad pun menjadi salah satu kuliner favorit banyak orang.
Berita Terkait
-
Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko
-
Harga Plastik Naik Drastis, Ini 7 Alternatif Pengganti Pembungkus Makanan yang Murah
-
Kebiasaan Beli Makanan Matang Tiap Hari Bikin Gaji Numpang Lewat, Benarkah?
-
Tak Hanya Protes! Begini Cara Orang Tua di Vietnam Pastikan Kualitas MBG untuk Anak-anak
-
Jakarta dalam Sepiring Cerita Kuliner di Buku 'Jakarta A Dining History'
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Ramalan Zodiak 15 April 2026, Ini 4 Zodiak Paling Beruntung dan Panen Peluang Emas
-
Daftar Harga Mesin Cuci LG Front Loading 8 Kg Terbaru, Mulai dari Rp4 Jutaan
-
Munif Taufik Dijuluki Justice Collaborator Kasus FH UI, Apa Ancaman Hukumannya?
-
Hari Kartini 21 April 2026 Apakah Libur? Cek Ketentuan Resmi Menurut SKB 3 Menteri
-
6 Mesin Cuci 2 Tabung Harga Rp1 Jutaan yang Hemat Listrik, Cocok untuk Rumah Tangga
-
7 Rekomendasi Kacamata Anti Sinar UV 400, Lindungi Mata dari Sengatan Godzilla El Nino
-
4 Ancaman Hukuman Berat Menanti 16 Mahasiswa UI Terduga Pelaku Pelecehan Seksual di Grup Chat
-
7 Parfum Wanita yang Tercium dari Jarak Jauh, Murah Cuma Rp30 Ribuan
-
Front Loading vs Top Loading, Ini Kelebihan dan Kekurangan Mesin Cuci 1 Tabung
-
Bukan Whistleblower, Munif Taufik Dicap Netizen Justice Collaborator di Kasus FH UI, Apa Bedanya?