Suara.com - Siapa yang tidak kenal monumen batu Stonehenge, sebuah situs Warisan Budaya Dunia yang hingga kini masih menyimpan banyak pertanyaan tak terjawab?
Layaknya patung Moai di Pulau Paskah atau piramida Mesir, Stonehenge adalah sebuah situs yang selalu ramai menarik minat wisatawan maupun ilmuwan.
Hal ini dikarenakan proses pembangunan hingga formasi batuan di Stonehenge sukses membuat bingung banyak orang.
Tak heran, aneka macam teori dan asumsi pun kerap bermunculan soal bangunan yang dibangun ribuan tahun silam ini.
Meski belum semua teori dan asumsi tersebut dipastikan benar, namun ada beberapa fakta yang kini sudah disetujui oleh arkeolog dan ilmuwan dunia.
Seperti dilansir dari laman My Modern Met, berikut fakta-fakta tersebut.
1. Merupakan bagian dari area suci yang lebih besar.
Stonehenge terletak di Salisbury Plain, Inggris, sebuah dataran kapur yang memiliki luas mencapai 777 km2.
Dengan daerah seluas tersebut, Stonehenge bukan merupakan satu-satunya monumen bersejarah yang ada.
Baca Juga: Sambut Solstis Bulan Juni, Ribuan Orang Penuhi Stonehenge
Hal ini ditunjukkan oleh 3 kerangka kayu besar yang didirikan 10.500 tahun silam, jauh sebelum Stonehenge.
Selain itu, menurut radar, ada beberapa kuil Neolitik yang masih tersembunyi di area tersebut dan menunjukkan bahwa Stonehenga hanya bagian kecil dari area yang lebih besar.
2. Menggunakan dua tipe batu
Ada dua jenis batu yang digunakan untuk membangun Stonehenge, yaitu batu pasir berukuran besar dan bluestones yang berukuran kecil.
Batu pasir tersebut dapat ditemukan di area yang ada di sekitar Stonehenge, sekitar 32 km jauhnya.
Sementara, bluestones berasal dari Bukit Preseli yang ada 225 km jauhnya dari Stonehenge.
Berita Terkait
-
Statistik Buktikan Inggris Terlalu Bergantung Kane-Bellingham, Jadi Bumerang saat Lawan Argentina?
-
Thomas Tuchel: Inggris Siap Bertarung Hadapi Argentina yang Sarat Emosi
-
Tuchel Soroti Aroma Takhayul di Balik Jersi Biru Hitam Argentina vs Inggris
-
Semifinal Memanas, Wakil Presiden Argentina Singgung Konflik Falkland Jelang Lawan Inggris
-
Lionel Scaloni Minta Argentina vs Inggris Tak Dicampur Isu Politik: Ini Murni Sepak Bola
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
PTBA Dukung Pengungkapan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, 11 Tersangka Ditangkap
-
KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Gubernur Jambi dan Bupati Tebo
-
Ahli Ekonomi UGM di Sidang PTUN: ART Indonesia-AS Bukan Sekadar Soal Tarif
-
Mega Korupsi Jampidsus Ganggu Ekonomi Nasional dan Kepercayaan Investor
-
Gianni Infantino Dilaporkan ke IOC Buntut Kontroversi Penangguhan Kartu Merah Balogun
-
Bank Jambi Dibobol, Dana Rp144,82 Miliar Diduga Dicuci Lewat Kripto
-
Warga Jakbar Siap-siap! Aliran Air PAM Mati 6 Hari Mulai 17 Juli, Ini Daftar Wilayahnya
-
100 Hektare Hutan Mangrove di Rokan Hilir Dirusak, Disulap Jadi Lahan Perkebunan
-
Agung Nugroho Lantik Belasan Pejabat Pemkot Pekanbaru, Ini Nama-namanya
-
Punya 38.600 Pegawai, Menteri PU Bantah Mutasi Terkait Surat Dinas yang Bocor