Suara.com - Pemakaman atau kuburan normalnya identik dengan hal-hal berbau kematian, suram, hingga menakutkan. Tak jauh berbeda, tanah pemakaman di abad ke-19 dulu juga punya reputasi buruk.
Bukan hanya suram dan menakutkan, saat itu banyak jenazah yang dicuri dari kuburan. Belum lagi, ada yang memakai tanah pemakaman sebagai lahan judi dan prostitusi.
Hal ini membuat para penduduk di era Victoria pun merasa tidak tenang. Banyak dari mereka yang berharap bisa berduka dengan damai. Sementara sisanya merasa jika pemakaman terlalu identik dengan hal-hal berbau negatif.
Karena alasan itulah, arsitek bernama Sir Islington Wren memutuskan untuk membuat pemakaman bergaya taman. Bukan cuma indah dan artistik, lahan pemakaman ini juga dipenuhi pepohonan, bunga yang bermekaran, hingga kolam.
Lama-kelamaan, kuburan bergaya taman ini pun menjadi tren. Bahkan, karena keindahannya, banyak warga yang datang di hari libur mereka demi mengunjungi makam sosok-sosok terkenal.
Dilansir dari laman Atlas Obscura, inilah 5 pemakaman bergaya taman yang baik dulu hingga kini kerap dikunjungi turis karena keindahannya. Mana saja?
1. Pere Lachaise, Paris
Tanah pemakaman Pere Lachaise pertama dibuat oleh Napoleon Bonaparte pada tahun 1804.
Sejak didirikan, Pere Lachaise memang ditujukan sebagai lahan pemakaman yang tertata dan indah.
Baca Juga: Penggemar Alien, Ini 10 Destinasi yang Wajib Anda Kunjungi
Beberapa nama terkenal yang juga dikubur di sini adalah Oscar Wilde, Jim Morrison, dan Edith Piaf.
Sekarang, Pere Lachaise sendiri lebih dikenal sebagai monumen bergaya klasik dan dramatis yang kerap didatangi turis.
2. Highgate, London
Mengikuti jejak Pere Lachaise di Perancis, London pun ikut membangun beberapa taman pemakaman yang semuanya memiliki arsitektur indah.
Namun, dari semua pemakaman tersebut, Highgate Cemetery adalah yang paling terkenal.
Bukan hanya dihiasi nisan dan patung granit, tanah pemakaman ini juga diselimuti oleh sulur-sulur tanaman hijau yang lebat.
Tag
Berita Terkait
-
Kadistamhut DKI: Pungli di Pemakaman Jakarta Libatkan RT Hingga RW
-
Jakarta Darurat Kuburan: Lahan Habis, Anggaran Dicoret
-
Siapakah Dua Bocah yang Bermain di Kuburan Tua Dini Hari itu?
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Prosesi Pemakaman Viral, Pelayat Disuguhkan Aksi Penari Berpakaian Minim
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN