Suara.com - 7 Cara Tingkatkan Hormon Bahagia, Nomor 2 Idaman Perempuan Banget Nih.
Hormon kebahagiaan adalah hormon yang ada di otak dan bertanggungjawab menciptakan rasa bahagia atau dikenal juga sebagai neurotransmiter. Macam-macam hormon bahagia yakni dopamin, serotonin, oksitosin, estrogen dan progesteron.
Jadi, sudah saatnya tidak berlarut-larut dalam kesedihan dan terpuruk dalam kesendirian, karena kebahagiaan bisa diciptakan diri sendiri dengan merangsang hormon-homon bahagia, seperti mengutip laman Boldsky, Selasa (20/8/2019), Yuk intip caranya.
1. Olahraga
Dibenarkan sebuah penelitian yang menyebut berolahraga 20 hingga 30 menit setiap hari dapat membantu secara drastis meningkatkan suasana hati secara keseluruhan. Olaharaga membantu memperbaiki waktu tidur, mempertahankan kesehatan jantung, dan menyingkirkan perasaan negatif.
2. Makan cokelat
Bukan cokelat yang banyak gula, tetapi dark cokelat atau cokelat hitam yang bisa meningkatkan hormon endorphin dan serotonin. Kedua hormon ini berdampak langsung pada suasana hati dan menciptakan rasa bahagia.
3. Konsumsi karbohidrat
Menurut penelitian makanan kaya karbohidrat bermanfaat dalam meningkatkan kadar serotonin, lalu mood jadi membaik. Sebagai catatan pilih karbohidrat sehat yaitu karbohidrat rendah gula, organik dan bergizi, seperti muffin dan beras merah.
Baca Juga: Dorong Pembangunan, Ridwan Kamil Ingin 50 Juta Warganya Bahagia
4. Meditasi
Saat bermeditasi kita akan banyak merenung, lalu suasana hati akan berubah, seiring dengan membaiknya kesehatan mental karena memicu hipotalamus dan juga merangsang pelepasan hormon endorfin oleh kelenjar hipofisis.
Meditasi setidaknya 10 menit setiap hari, fokus pada napas akan membantu menenangkan pikiran, lalu hormon bahagia akan meningkat.
5. Pelihara hewan atau kucing.
Penelitian sepakat bahwa mengelus dan bermain dengan hewan peliharaan hanya selama 15 menit dapat memicu pelepasan hormon bahagia seperti serotonin, prolaktin, dan oksitosin, serta mengurangi hormon stres kortisol.
6. Keluar rumah di bawah matahari
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 5 Sepatu Saucony Paling Nyaman untuk Long Run, Kualitas Jempolan
Pilihan
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
Terkini
-
25 Soal dan Kunci Jawaban TKA Matematika Kelas 6 SD: Pecahan hingga Operasi Hitung
-
Cushion Vs Foundation, Mana yang Lebih Baik? Ini Rekomendasi untuk Makeup Flawless
-
25 Latihan Soal dan Kunci Jawaban TKA Bahasa Indonesia Kelas 6 SD
-
5 Moisturizer untuk Hempaskan Garis Penuaan, Mulai Rp30 Ribuan
-
4 Rekomendasi Cushion yang Tahan Keringat, Tak Perlu Khawatir saat Aktivitas Padat
-
Ketika Dapur Rumahan Ingin Naik Kelas: Cerita UMKM yang Siap Bertumbuh
-
5 Bedak untuk Samarkan Garis Penuaan agar Wajah Tampak Muda
-
4 Rekomendasi Serum Bakuchiol Lokal untuk Usia 40-an, Lebih Aman bagi Kulit Sensitif
-
Apa Warna Bedak yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang? Ini 5 Rekomendasinya
-
5 Sunscreen Terbaik untuk Mengatasi Garis Penuaan Usia 50 Tahun ke Atas