Suara.com - Baru-baru ini, video Ria Ricis yang menjajal kuliner ekstrem Korea Selatan berupa gurita hidup atau sannakji mendapat kritikan dari Garda Satwa Indonesia.
Video itu pun lantas banyak dibicarakan oleh warganet, tak terkecuali kuliner ekstrem yang ditampilkan di dalamnya.
Padahal, perlu diketahui bahwa memakan seafood dalam keadaan mentah atau hidup-hidup merupakan hal yang wajar di Korea Selatan.
Sannakji sendiri bisa dimakan dalam keadaan terpotong-potong meski tentakel gurita masih akan bergerak. Di sisi lain, beberapa orang yang lebih berani biasanya memakan gurita tersebut dalam keadaan utuh.
Kuliner sannakji juga terkenal ekstrem karena siapa pun yang memakannya harus mengunyah gurita tersebut hingga lembut sebelum menelan. Jika tidak, sannakji dapat menyebabkan kematian karena tersedak.
Nah, selain sannakji, Korea Selatan ternyata juga masih punya aneka kuliner ekstrem lain. Dirangkum Suara.com dari berbagai sumber, inilah deretan kuliner ekstrem Korea Selatan.
1. Gaebul
Gaebul adalah contoh kuliner seafood lain yang dimakan mentah-mentah. Gaebul sendiri adalah cacing sendok atau sejenis binatang laut yang banyak ditemukan di pasar ikan Korea.
Cacing sendok ini memiliki bentuk panjang dan kerap disebut "ikan penis" karena memiliki manfaat meningkatkan libido.
Baca Juga: Ria Ricis Makan Gurita Hidup, Pakar Tidak Merekomendasikannya
Gaebul sendiri biasa dimakan dalam keadaan mentah dan hidup, dan masih akan bergerak meski sudah dipotong-potong.
2. Soondae
Soondae adalah semacam sosis yang populer di Korea Selatan dan dibuat dari campuran mie bihun, beras ketan, dan darah babi.
Kerap disebut dengan nama sosis darah, bahan-bahan tersebut nantinya akan dimasukkan ke dalam selongsong usus dan direbus.
Selain dimakan langsung, soondae juga kadang dibuat sup atau yang biasa disebut soondae-guk.
3. Hongeo
Berita Terkait
-
Industri Film Korsel Kembali Jaya Pasca-Pandemi, Berkat The King's Warden?
-
Bukan Sembarang Donat, Ini 5 Keunikan Kkwabaegi, Donat Kepang Khas Korea
-
Samakdo: Film Horor Korea Selatan Terbaik dengan Misteri Sekte yang Sesat!
-
Nacific Berasal dari Mana? Brand yang Jadi Incaran Pecinta Skincare
-
Apa Beda Slow Jogging dan Lari Biasa? Kenali 5 Perbedaannya Sebelum Coba!
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard
-
Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar
-
Urgen, Mengubah Keahlian Individual Manajemen Pengetahuan di Setjen DPR Jadi Kekuatan Institusional