Suara.com - Letak geografis negara Indonesia yang berada di sekitar khatulistiwa, membuat Tanah Air kita tak mengalami musim salju.
Berbeda dari sejumlah negara di Eropa, Indonesia hanya memiliki dua musim yakni kemarau dan penghujan.
Kendati demikian ada satu lokasi di Indonesia yang diselimuti salju abadi, yakni Gunung Jayawijaya.
Bicara soal salju, beberapa waktu lalu publik dibuat tertawa dengan ulah sejumlah pendaki melalui sebuah video singkat yang diunggah oleh akun Instagram @memeketehee.
Dipantau Suara.com, Selasa (3/9/19), dalam video tersebut tampak sejumlah pendaki tegah bersantai di permukaan tanah berselimut salju.
Tidak diketahui identitas si pendaki maupun lokasi di mana video tersebut diambil.
Yang jelas, video ini cukup membuat warganet geleng-geleng kepala karena saking herannya.
Pendaki ini meletakkan sebotol sirop Marjan di tengah-tengah salju.
Tak lama kemudian, botol berisi sirop warna merah itu dituangkannya ke atas salju.
Baca Juga: Di Negara Afrika ini Salju Turun Setiap Tahun, Seperti Apa?
Bak menyantap es serut, pendaki tersebut mengeluarkan sendok kemudian memakan salju yang telah dituang sirop Marjan tadi.
"Woo, mari menikmati Marjan langsung dari alam," tutur salah seorang pendaki yang mengenakan helm warna hijau tersebut.
"Enak, mmm.. monggo menikmati es sirup seger asli," imbuhnya.
Tak lama kemudian, salah seorang rekannya juga mengambil sendok dan ikut menyantap salju tersebut.
Tak sedikit warganet yang terheran-heran dan memberikan tanggapan lewat kolom komentar.
"Inilah alasannya kenapa di Indonesia tidak turun salju," tulis salah seorang warganet.
"Orang nggak pernah ketemu salju ya begini wkwk, nggak pernah makan es kepal Milo sih," imbuh warganet lainnya.
Hingga saat ini video pendaki makan salju tersebut telah ditayangkan lebih 3 ribu kali.
Duh, ada-ada saja ya aksi pendaki makan salju pakai sirop Marjan ini.
Berita Terkait
-
Salju Abadi Puncak Jaya Hampir Punah, Apa yang Terjadi pada Gletser Papua?
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Bisa Cegah Stunting, Peneliti UI Usul Sirup Sawit Merah Masuk Menu MBG
-
Mencari Diri Sendiri di Atas Awan: Mengapa Kamu Perlu Mencoba Mendaki Sekali Seumur Hidup
-
Di Antara Lembah dan Puncak: Jalur Menuju Annapurna Base Camp
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Guru PPPK Jadi PNS 2027 Apakah Harus Lewat Seleksi? Ini Penjelasannya
-
Sengketa Lahan di Rohul Memanas, Warga Sebut Perusahaan Perkeruh Keadaan
-
Lagi Panas Perang Iran, Donald Trump Dikabarkan Mau Bertemu Kim Jong Un
-
Harga Emas Antam Ambruk Rp50.000, Buyback Ikut Terjun
-
3 Serum Vitamin C Brand Korea Terbaik Bikin Kulit Glowing Berdasarkan Review Asli
-
RI Sayangkan Negara Maju Kurang Serius Benahi Emisi Global
-
Buku The Baby Who Stayed Awake Forever, Ketika Bayi Menolak Tidur Semalaman
-
Pentagon Mau Tarik Pasukan AS dari Wilayah Timteng yang Diserang Iran, Nyerah?
-
Kebijakan Baru Pemkot Makassar Bikin Pusing Pemulung dan Pengangkut Sampah
-
5 Rekomendasi Rice Cooker 5 Liter Murah dan Low Watt, Pilihan Cerdas untuk Keluarga