6. Jangan lupakan semua dokumennya
Sebagian besar negara memerlukan dokumen hukum seperti paspor; akta kelahiran lengkap yang menunjukkan nama kedua orangtua. Jika pernah bercerai, surat cerai akhir asli; jika duda atau janda karena pasangan meninggal, sertifikat kematian dari mantan pasangan. Jika pengantin perempuan telah mengubah nama mereka, bukti hukum dari perubahan tersebut. Jika menikah di negara yang tidak berbahasa Inggris maka dokumen mungkin perlu diterjemahkan oleh penerjemah resmi dan distempel dengan apostille.
Dua sertifikat tambahan mungkin juga diperlukan, seperti sertifikat tanpa hambatan untuk menikah yang dapat diperoleh dari departemen luar negeri, pendaftar atau kedutaan besar di negara yang dipilih; sertifikat status lajang atau bersumpah bahwa Anda bebas menikah. Ini mirip dengan sertifikat tanpa hambatan, tetapi Anda harus bersumpah Anda lajang di depan perwakilan hukum seperti pengacara atau notaris.
7. Periksa dan bandingkan mata uang
Saat memilih tujuan negara, pasangan harus memeriksa dan membandingkan nilai tukar mata uang untuk menghemat biaya secara substansial. Pasangan harus mendapatkan penawaran dari beberapa perusahaan Forex untuk mendapatkan harga terbaik untuk mentransfer uang ke penyedia pernikahan mereka dan jangan lupa bahwa tarif biasanya akan bervariasi, tergantung pada jumlah uang yang ditransfer.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan
-
Perempuan Belanda Ini Kritik Pedas Pemain Keturunan Indonesia, Ada Apa?
-
Dari Paskibraka hingga Penerjun, Prabowo Jamu Petugas Upacara HUT RI di Hambalang
-
PHR Zona 4 Perkuat Budaya HSSE, Keselamatan Kerja Jadi Prioritas Operasi Hulu Migas
-
Bukan Klaim! KPK Punya Bukti Kerugian Negara Rp622 Miliar di Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Tak Hanya Muara Enim! KPK Temukan Pola Lobi BPK Demi WTP di PALI dan Empat Lawang
-
Kuota Internet Tak Lagi Hangus, Siapa yang Harus Menanggung Beban Biaya dan Kapasitas Jaringan?
-
Senjata Canggih Tak Cukup Jaga Kedaulatan RI! Ada 3 Hal yang Wajib Diperkuat Prabowo
-
Pelabuhan Diminta Seaman Bandara, DPR Dorong Pemisahan Kapal Barang dan Penumpang