Suara.com - Perokok dari Masyarakat Ekonomi Lemah Terancam tak Ditanggung JKN?
Masyarakat ekonomi lemah atau rakyat miskin yang merokok terancam tak menjadi Penerima Bantuan Iuran (PBI).
Seperti diketahui, PBI adalah peserta Jaminan Kesehatan bagi fakir miskin dan orang tidak mampu seperti yang diamanatkan UU SJSN ( Undang-undang Sistem Jaminan Sosial Nasional) yang iurannya dibayar oleh Pemerintah sebagai peserta program Jaminan Kesehatan.
Dikatakan Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, dr. Anung Sugihantono, M.Kes, pihaknya mengapresiasi pemerintah Kabupaten Gorontalo di Provinsi Gorontalo yang mengeluarkan perokok dari peserta jaminan kesehatan yang dibiayai oleh APBD.
"Kita mendukung kabupaten atau kota, komunitas, untuk melakukan hal semacam itu. waktu saya ke Maluku Utara ada sebuah desa yang mereka betul-betul tidak menerima seorang perokok di lingkungan mereka," kata Anung.
Hanya saja, kata Anung, jika hal tersebut diterapkan sebagai peraturan skala nasional, disinyalir akan ada kehebohan tak keruan.
Di lain sisi, Planning and Policy Specialist dari CISD, Yurdhina Meilissa mengungkapkan bagaimana orang miskin cenderung menggunakan dana bantuan sosial untuk membeli rokok.
"Waktu itu penelitian (PKJS UI) menyimpulkan bahwa uang bansos kita dipakai untuk rokok. nah kemudian muncul usulan yang sama bagaimana kalau kita memasukkan rokok dalam eligibilitas (syarat) penerima bansos," kata Meilissa.
Meski demikian, ia mengaku masih sulit untuk menerapkan perokok dari masyarakat ekonomi lemah tak ditanggung JKN secara keseluruhan karena membutuhkan sistem pengawasan yang menyeluruh dan ketat.
Baca Juga: Sering Terpapar Asap Rokok, Benarkah Perempuan Berisiko Susah Hamil?
Berita Terkait
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Kasus Keracunan MBG Kembali Muncul, Sudaryono Akui BGN Sempat Drop
-
300 Massa Aksi Ditangkap, SETAPOL Ungkap Kekerasan Aparat: Kondisinya Sangat Miris!
-
The Let Them Theory: Buku dengan Konsep Sederhana untuk Hidup Lebih Tenang
-
Ultimatum Kapolda DIY! Mahasiswa Tuntut Minta Maaf Soal Framing Video 'Cairan Merica'
-
Bukan Sekadar Bencana Asap, Komnas HAM Soroti Hak 3 Juta Warga Terdampak Karhutla
-
256 Siswa SMPN 1 Kabuh Jombang Bertumbangan Usai Santap MBG
-
TNI AL Dalami Kasus Prajurit Jadi Ajudan Arya Wedakarna di Acara Komunitas LGBT
-
5 Zodiak yang Diprediksi Beruntung dan Jalani Hari Baik 4 September 2026
-
Eks Wakil Menteri Ditangkap Terkait Korupsi Migas, Uang Rp 96,9 Miliar Disita
-
Kasus Keracunan MBG Marak Lagi, BGN: 80-90 Persen karena Tak Taat SOP