Suara.com - Menjadi karyawan hotel bukanlah perkara mudah. Namun, bayangkan apa jadinya jika Anda menjadi satu-satunya karyawan hotel yang bertugas untuk shift sepanjang 32 jam.
Satchel Smith, 21 tahun, adalah seorang resepsionis yang bekerja di hotel Homewood Suites, Beaumont, Texas.
Pada 18 September silam, Satchel Smith datang ke hotel untuk memulai shift kerjanya. Namun, Smith sama sekali tidak menyangka bahwa dirinya akan terjebak di hotel akibat badai tropis Imelda.
Melansir dari Travel and Leisure, badai topan itu tidak hanya menjebak Satchel Smith di dalam hotel. Karyawan lainnya pun tidak bisa datang, sehingga Smith menjadi satu-satunya karyawan di Homewood Suites.
Namun, Smith tetap menjalankan tanggung jawabnya tanpa mengeluh. Selama 32 jam lamanya, Satchel Smith bekerja di dapur, menerima telepon, melakukan layanan pesan-antar kamar, bahkan melakukan perbaikan.
"Satchel sudah di sini sepanjang malam. Rekan kerjanya tidak bisa datang jadi dia tetap tinggal," tulis salah seorang tamu di Facebook. "Dia mengangkat telepon, menjawab setiap pertanyaan kami, memastikan kami semua mendapat secangkir kopi atau teh hangat, dan menyajikan sarapan panas. Dia mengatasi situasi ini dengan kebaikan hati dan senyum di wajahnya."
Sikap Smith ini pun menuai pujian. Pasalnya, Smith tak pernah punya pengalaman bekerja di dapur sebelumnya. Namun, dia tetap ingin melayani tamu.
Di sisi lain, tamu hotel pun turut bekerja sama membantu Smith. Mereka memasak bersama dan mempersiapkan menu pasta ayam dengan roti bawang.
Tidak hanya itu, Smith dan tamu hotel juga membantu pengendara mobil yang terjebak di jalan tol dengan memberi mereka air dan makanan.
Baca Juga: Bikin Ngakak, Begini Kelakuan Iseng Pegawai Hotel Ngeprank Jadi Hantu
Shift kerja Satchel Smith baru berakhir setelah salah satu rekan kerjanya berhasil menembus badai. Saat itu, Smith pergi untuk tidur beberapa jam, sebelum akhirnya kembali bekerja hingga topan Imelda benar-benar reda.
Berita Terkait
-
Bikin Skenario Brutal Serang Orang Yahudi, Dua Remaja AS Terancam Hukuman Berat
-
Ketika Penjudi Mengenal Cinta di Peternakan Kuda: Romansa di Texas Blue
-
Khawatir Eksploitasi dan Pelecehan Anak, Texas Tuntut Roblox
-
Gratis! Warga Ini Nonton Konser Coldplay dari Bukit, Chris Martin Sampai Heran
-
Lonjakan Kematian Bayi Akibat Badai Tropis Bukan Omong Kosong, Bagaimana Mencegahnya?
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
3 Varian Sunscreen Emina Paling Laris di Shopee, Bikin Kulit Jadi Lebih Glowing
-
Peritel Fashion Mulai Kenakan Biaya Retur, Bisakah Benar-Benar Kurangi Limbah?
-
Nonton Piala Dunia 2026 Gratis di Mana? Pemilik TV Lama Jangan Buru-buru Beli Baru
-
Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 Bareng Telkomsel dan MAXStream, dari Sumatra hingga Maluku
-
Urutan Skincare yang Benar Harus Double Cleansing? Ini Kata Dokter Kulit untuk Jaga Skin Barrier
-
Cara Langganan Folaplay untuk Nonton Piala Dunia 2026 di HP
-
Cara Mengetahui Weton dari Tanggal Lahir dan Tahun, Cek Hitungan Neptu dan Arti Watak
-
5 Barang yang Dilarang Ada di Rumah Menurut Feng Shui, Diyakini Bisa Bawa Sial
-
AI Jadi Mesin Utama Fast Fashion: Riset Soroti Dampaknya bagi Pasar dan Lingkungan
-
Mengapa Fast Fashion Masih Diminati Meski Berdampak Buruk bagi Lingkungan?