- Aparat keamanan Amerika Serikat menangkap dua remaja yang merencanakan serangan ekstrem terhadap Sinagoga Congregation Beth Israel di Houston.
- Pelaku berencana menabrakkan kendaraan ke arah jemaat pada tahun 2028 untuk membunuh sebanyak mungkin orang Yahudi setempat.
- FBI berhasil menggagalkan ancaman tersebut dan memastikan situasi di lokasi kejadian saat ini sudah kembali aman terkendali.
Suara.com - Aparat keamanan Amerika Serikat menggagalkan dugaan rencana serangan terhadap Sinagoga di Houston, Texas.
Dua pelaku berusia muda telah ditangkap setelah otoritas menerima informasi ancaman serius terhadap komunitas setempat.
Seorang perempuan berusia 18 tahun, Angelina Han Hicks, didakwa bersekongkol untuk melakukan pembunuhan dan penyerangan terhadap jemaat Congregation Beth Israel.
Pelaku disebut merencanakan aksi bersama dua pria lain dengan target serangan pada 2028.
Menurut dokumen pengadilan, rencana tersebut mencakup aksi ekstrem dengan menabrakkan kendaraan ke arah jemaat.
Hakim menyebut skenario itu bertujuan membunuh sebanyak mungkin orang Yahudi.
Dilansir dari NBC, FBI mengonfirmasi seorang remaja lain berusia 16 tahun juga ditangkap terkait kasus ini.
Ia dijerat tuduhan konspirasi pembunuhan berat setelah ancaman terhadap institusi Yahudi terdeteksi.
Penyelidikan dimulai setelah aparat menerima laporan dari lembaga penegak hukum di Carolina Utara.
Baca Juga: Cara Culas Prajurit AS Untung Rp6,5 Miliar dari Operasi Penangkapan Nicolas Maduro
Tim antiteror FBI kemudian bergerak cepat untuk mencegah potensi serangan yang dikhawatirkan bisa terjadi lebih cepat dari rencana.
Pihak kepolisian Houston menyatakan saat ini tidak ada ancaman kredibel lain yang teridentifikasi.
Meski demikian, pengamanan di sejumlah rumah ibadah Yahudi tetap diperketat sebagai langkah antisipasi.
Pihak komunitas Yahudi setempat sempat menutup sementara fasilitas ibadah sebagai bentuk kehati-hatian.
Aktivitas kembali dibuka setelah otoritas memastikan situasi aman.
Berita Terkait
-
Cara Culas Prajurit AS Untung Rp6,5 Miliar dari Operasi Penangkapan Nicolas Maduro
-
Satu Komando Lawan Agresi: Balasan Menohok Iran atas Retorika Pecah Belah Donald Trump
-
John Herdman Full Senyum, Gelandang Kreatif Incaran Kirim Sinyal Positif
-
AS Pasang Satu Syarat Tegas Jika Iran Ingin Ikut Piala Dunia 2026
-
Marselino Ferdinan Akhirnya Comeback dari Cedera Panjang, Main 45 Menit di AS Trencin B
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Perintah Prabowo Bersihkan Program MBG dari Para Pemburu Rente Tanpa Pandang Bulu
-
Data Bansos Amburadul, DPRD DKI Khawatir Bantuan Meleset dari Warga Miskin
-
KPK Amankan Uang Senilai Rp 2 Miliar dalam OTT Muara Enim
-
RUU Polri Dinilai Dibahas Terlalu Cepat, Pemerintah Sebut Hanya Ada 7 Materi Baru
-
Bukan Cuma Bupati, KPK Juga Tetapkan 3 Orang Tersangka Korupsi di Disdik Muara Enim
-
Kasus di BGN dan Ancaman Korupsi MBG: Di Mana Celahnya?
-
KPK Dalami Isi Komunikasi Antara Silmy Karim dan Bos Kampung Rusia
-
Pertemuan di DPR Ungkap Rahasia Performa Moncer Perbankan Pelat Merah
-
Koalisi Sipil Tolak RUU Polri, Nilai Penyusunannya Ugal-Ugalan dan Tak Transparan
-
Pemprov Jabar - PT PII Tandatangani Perjanjian Penjaminan TPPASR Legok Nangka: Tingkatkan Investor