Suara.com - Indonesia merupakan negara yang kaya akan aneka macam budaya. Bukan cuma rumah atau pakaian tradisional saja, aneka macam alat transportasi tradisional juga bisa ditemukan di Indonesia.
Meski tak lagi banyak digunakan masyarakat dalam kegiatan sehari-hari, namun deretan transportasi tradisional ini masih bisa ditemukan di berbagai kota.
Bahkan, wisatawan juga bisa menjajal aneka macam transportasi tradisional ini sembari liburan.
Dilansir Suara.com dari berbagai sumber, yuk kenalan dengan aneka transportasi tradisional di Indonesia yang masih bisa kita temukan.
1. Andong
Bagi travelers yang tengah berkunjung ke daerah Yogyakarta, Solo, Klaten, dan sekitarnya, pasti sudah tak asing dengan kendaraan yang satu ini.
Andong merupakan alat transportasi tradisional yang memiliki empat roda dan ditarik kuda. Biasanya, andong ditarik satu hingga dua ekor kuda.
Seringnya, wisatawan dapat menikmati naik andong saat berwisata di sepanjang Jalan Malioboro, Yogyakarta.
2. Becak
Baca Juga: 3 Destinasi Wisata Ini Milik Artis Indonesia, Ada yang Punya Museum!
Becak merupakan alat transportasi tanpa mesin yang memiliki roda tiga. Biasanya, becak dapat ditemukan di kota-kota seperti Semarang, Yogyakarta, dan kota lainnya di Jawa.
Beberapa wisata naik becak yang dapat dijajal oleh wisatawan di antaranya adalah naik becak di area Keraton Yogyakarta atau berkeliling Lawang Sewu di Semarang.
3. Cidomo
Cidomo merupakan alat transportasi tradisional yang sepintas mirip andong. Bedanya, Cidomo adalah gerobak kayu yang hanya memiliki dua roda dan ditarik kuda berukuran kecil.
Cidomo sendiri banyak ditemukan di Lombok dan Kepulauan Gili.
Karena Kepulauan Gili tidak mengizinkan transportasi dengan mesin, maka cidomo menjadi alternatif yang dapat digunakan turis saat liburan.
Berita Terkait
-
Mengaku Pencinta K-Pop, tapi Gagap saat Berhadapan dengan Kebudayaan Sendiri
-
Mengulik Desa Les: Saat Tradisi Gerakkan Ekonomi, Anak Muda Siap Warisi?
-
Dari Bibimbap hingga Jollof Rice, Ini 5 Makanan Tradisional yang Jadi Rahasia Nutrisi Atlet Elite
-
Dari Resep Keluarga ke Petak Enam, Tuan Wen 1980 Hidupkan Lagi Kue Peranakan Tionghoa
-
Liburan ke Malioboro Makin Asyik, Becak Listrik Gratis Kembali Beroperasi
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Aturan Feng Shui Dapur, Jangan Biarkan Rezeki Hangus karena Salah Letak Kompor
-
AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut