Suara.com - Terdiri dari beragam suku dan bangsa, tak heran jika Indonesia juga memiliki sajian kuliner yang bervariasi.
Namun tahukah Anda, bahwa ada beberapa kuliner Indonesia yang terancam punah karena bahannya sudah mulai sulit ditemukan?
Nah, daripada penasaran, berikut Suara.com rangkum 4 kuliner Indonesia yang nyaris punah dari berbagai sumber, Senin (30/9/19).
1. Sayur Babanci
Warga asli Betawi pasti sudah tak asing lagi bukan, dengan kuliner yang satu ini?
Meski namanya Sayur Babanci, nyantanya tak ada satu jenis sayur di dalamnya lho.
Yang ada hanya petai, kelapa muda dan daging sapi. Kendati demikian, kuah asam pedas bersantan ini begitu segar ketika disantap.
Namun sayang, pedagang Sayur Babanci ini kini mulai langka keberadaanya.
2. Gulo Puan
Baca Juga: Dunia Kuliner Nusantara Berduka, Pemilik Warung Bebek H. Slamet Tutup Usia
Kuliner khas Palembang ini sekilas punya cita rasa manis layaknya permen.
Uniknya lagi, ternyata kuliner bernama Gulo Puan ini terbuat dari susu kerbau.
Nah, karena susu kerbau sulit ditemukan, tak seperti susu sapi, maka tak heran kalau Gulo Puan kini keberadaanya mulai langka.
3. Pecel Semanggi
Nah, kalau kuliner yang satu ini pasti hanya bisa Anda jumpai di Surabaya.
Beda dari pecel pada umumnya, sajian ini menggunakan bahan baku berupa rumput semanggi, ketela rambat dan ditambah dengan bumbu petis.
Berita Terkait
-
Tawarkan Burung Kasturi Lewat Facebook, Pria Jayapura Tak Sadar Diincar Intelijen Siber
-
Sudah Kantongi Hak Cipta, Tari Kipas Ajer Raih Medali Emas di Singapura
-
BBM Langka Bikin Ekonomi Warga Sumut Terancam Lumpuh
-
Purwoceng Berstatus Kritis, Bisakah Varietas Unggul Menyelamatkannya?
-
Antre Solar Berujung Maut, Kenapa BBM Langka di Sumatra?
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Gaji Kepala Daerah Mau Naik, Pakar UGM: Bagaimana Nasib Guru dan Nakes?
-
Misteri Kematian Sutrimo, Polisi Periksa Sopir Ambulans dan 4 Saksi Kunci
-
Tangsel Mulai Kekeringan, 222 KK di Keranggan dan Serpong Krisis Air Bersih
-
Jakarta Akhiri Open Dumping, Pengamat Dorong Kota Penyangga Tiru Sistem Pengelolaan Sampah
-
Tayang 26 Agustus di Bioskop, The Journey to Gyeongju Angkat Tema Revenge
-
OLXmobbi Tebar Cashback Hingga 35 Juta Tukar Tambah Mobil Bekas ke Mobil Baru di GIIAS 2026
-
Pilot Malaysia Bawa 170 Penumpang ke Jakarta dalam Pengaruh Narkoba
-
Polrestabes Surabaya Buru Pelaku Lain Kasus Pembacokan Anggota PSHT, Sejumlah Nama Masuk DPO
-
Akal-akalan Komisi Fiktif Asuransi Pelni Rp15,6 Miliar, 4 Petinggi Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Rahasia Gelap Mantan Tunawisma di Balik Minimarket yang Merepotkan!