Suara.com - Siapa yang pernah punya masalah jerawat di pantat? Tak bisa disamakan dengan jerawat yang muncul di wajah, ada beberapa cara khusus untuk mengatasinya.
Melansir Hellosehat, hal utama yang harus diperhatikan adalah menjaga kebersihan dan menjadikan area tersebut tetap kering. Anda mungkin juga perlu mengelola stres dan asupan makanan karena keduanya memang berpengaruh terhadap kulit.
Lalu, bagaimana menghilangkan jerawat yang terlanjur muncul di pantat?
Pertama, Anda bisa menggunakan krim obat yang dijual bebas di pasaran.
Salah satu kandungan yang terkenal untuk menghilangkan jerawat adalah asam salisilat. Anda hanya perlu mengoleskan krim atau pads asam salisilat pada area yang terkena jerawat.
Namun, jangan sampai krim obat itu terkena daerah genital. Jangan lupa juga memeriksa komposisinya. Anda membutuhkan setidaknya 2% kandungan asam salisilat agar ampuh menghilangkan jerawat di pantat.
Kedua, menjaga kelembapan kulit adalah cara agar kantung nanah tersebut cepat hilang. Walau begitu, jangan sembarangan memilih pelembab karena salah-salah justru akan menambah jerawat dan memperparah kondisi kulit.
Cobalah gunakan pelembap yang tidak mengandung minyak. Anda dapat menggunakan pelembap dengan kandungan asam laktat karena mampu mencegah folikulitis, yaitu peradangan pada folikel rambut.
Selain itu, ada pula pengobatan alami sebagai alternatif mengatasi jerawat di pantat. Beberapa bahan yang bisa digunakan antara lain:
Baca Juga: Jerawat Berdatangan sebelum Haid Bikin Kesal, Ini Cara Mencegahnya
1. Tea tree oil
Tea tree oil merupakan minyak yang berasal dari daun pohon teh. Kandungan antimikroba pada daun pohon teh yang telah melalui proses penyulingan ini punya potensi sebagai obat jerawat.
Mengutip National Center for Complementary and Integrative Health, penggunaan minyak teh biasanya dilakukan dengan mengoleskan ke kulit. Minyak ini juga dapat membantu menjaga kulit tetap bersih dan melawan bakteri penyebab folikulitis.
2. Kunyit
Rempah-rempah satu ini bisa dimanfaatkan untuk menghilangkan jerawat di pantat. Kunyit juga berpotensi sebagai antimikroba dan anti-peradangan.
Khasiat itu telah dibuktikan dalam penelitian yang dimuat dalam jurnal Phytotherapy Research tentang efek penggunaan kunyit terhadap kesehatan kulit manusia. Kandungan kurkumin diyakini bisa membantu melakukan perlawanan terhadap salah satu bakteri penyebab jerawat, yakni Staphylococcus aureus.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
Terkini
-
5 Hair Cream untuk Menata Rambut Ikal dan Kering akibat Polusi Udara
-
Langkah Mudah Login Coretax DJP Gunakan NPWP 16 Digit dan NIK
-
4 Tempat Wisata Ramah Anak di Solo untuk Mengisi Waktu Libur Panjang
-
Link Pendaftaran Polri 2026 Gratis, Ini Dokumen yang Perlu Kamu Siapkan
-
ASN dan Pegawai Swasta WFA Lebaran Sampai Kapan? Ini Jadwal Resminya
-
Berapa Skor Minimal Agar Lolos UTBK 2026? Ini Acuannya
-
5 Rekomendasi Parfum Pria Isi Ulang, Wangi Tahan Lama Seharian
-
Bolehkah Puasa Syawal Digabung dengan Puasa Senin Kamis? Ini Penjelasannya
-
7 Rekomendasi Bedak Padat Tahan Lama, Anti Luntur dan Oil Control Maksimal
-
Pendaftaran Bintara Polri 2026 Dibuka, Segini Gaji dan Tunjangannya