Suara.com - Bagi kamu para beauty junkie, pasti sering lihat di pasaran skincare yang berbahan dasar tea tree oil. Konon, tea tree oil ini jadi jagoan dalam urusan mengusir jerawat. Tak heran kalau laris banget di pasaran.
Tapi, apakah kamu selama ini mengira kalau tea tree oil ini berasal dari tanaman yang sama untuk membuat minuman teh? Kalau kamu berpikir begitu, berarti kamu selama ini salah. Faktanya, tea tree oil ini tidak ada hubungannya sama sekali dengan tanaman teh yang daunnya biasa kita seduh dan minum.
Dilansir dari laman Divinitea, tea tree oil, atau dikenal juga dengan sebutan minyak melaleuca, berasal dari daun Melaleuca alternifolia. Tanaman ini merupakan jenis tanaman semak asli Australia, namun beberapa spesiesnya juga tumbuh di kawasan Malaysia, Indonesia, Singapuram Brunei, Filipina, dan Papua Nugini.
Sedangkan tanaman teh yang bisa kita konsumsi, merupakan tanaman Camellia sinensis. Tanaman ini juga kerap digunakan dalam industri kosmetik, tapi biasanya disebut dengan nama tea seed oil, tea oil, atau green tea oil.
Berbeda dengan tanaman Camellia sinensis yang aman dikonsumsi, tanaman Melaleuca alternifolia ini hanya bisa digunakan secara topikal atau dihirup sebagai uap, dan beracun jika dikonsumsi. Bahkan, dalam jumlah besar, tea tree oil berbahaya untuk mereka yang sensitif. Disinyalir, kandungan linalool, limonene, dan eucalyptol di dalamnya bisa membuat kulit sensitif bereaksi, misalnya kemerahan, gatal-gatal, bahkan bengkak.
Meski begitu, tea tree oil sangat populer dalam dunia kecantikan. Dilansir dari Healthline, studi menunjukkan bahwa tea tree oil mampu membunuh beberapa jenis bakteri dan virus penyebab penyakit, seperti E. coli, S. pneumoniae, dan H. influenzae. Itu sebabnya, tea tree oil sering digunakan dalam produk pembersih seperti hand sanitizer dan sabun wajah, serta obat jerawat.
Tak hanya itu, tea tree oil juga disinyalir ampuh mengusir nyamuk dibanding DEET - kandungan yang digunakan di dalam obat nyamuk untuk mengusir nyamuk.
Dan satu lagi kelebihan tea tree oil, yaitu aromanya yang menyenangkan. Mungkin itu juga salah satu yang membuat banyak orang salah mengira tea tree oil berasal dari tanaman teh, karena sama-sama memiliki aroma yang menyenangkan. Dan berkat aromanya ini, ditambah sifat antibakteri yang dimilikinya, tea tree oil kerap dijadikan bahan utama untuk deodoran.
Jadi, jangan salah lagi menganggap tea tree oil berasal dari tanaman teh, ya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
5 Serum untuk Atasi Bopeng Bekas Jerawat agar Wajah Kembali Mulus
-
5 Sepatu Hoka Diskon 50 Persen di Sports Station pada Februari 2026
-
Mengenal Kiswah Kain Suci Penutup Kabah yang Dikirim Eksklusif ke Jeffrey Epstein
-
Ada Nama Sri Mulyani di Dokumen Jeffrey Epstein Files, Ternyata Ini Isinya!
-
Libur Sekolah Puasa Ramadan 2026 Berapa Hari? Cek Jadwal Lengkapnya
-
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
-
7 Parfum Extrait de Parfume di Indomaret Wangi Awet sampai 16 Jam, Harga Mulai Rp30 Ribuan
-
12 Ide Self Reward untuk Apresiasi Diri bagi Pekerja Produktif
-
5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
-
Arti Tersembunyi Kata Pizza di Epstein Files, Benarkah Kode Pedofilia?