Suara.com - Sulit Temukan Bakat, Rumus 3P Bimbing Remaja Tentukan Passion
Tak bisa dipungkiri, menjadi pribadi yang unggul dalam suatu bidang dapat meningkatkan rasa percaya diri. Sayangnya, remaja saat ini dihadapkan dengan kondisi yang membuat mereka rentan mengalami krisis kepercayaan diri. Semua itu tak lepas dari pengaruh media sosial.
Monic Christian, Co Founder Tes Bakat Indonesia mengatakan, salah satu cara untuk meningkatkan rasa percaya diri adalah dengan mengenali bakat yang dimiliki agar para remaja dapat mengembangkan diri sesuai passion-nya.
”Di tengah ketatnya persaingan saat ini, para remaja di Indonesia perlu untuk dibimbing dalam mengenali dirinya sendiri secara lebih baik agar mereka tidak keliru dalam memilih jurusan dan minat," ungkap Monic kepada Suara.com dalam acara Nivea Soft Mix Me, Sabtu (5/10/2019) di Bogor, Jawa Barat.
Penulis buku berjudul Anti Salah Jurusan ini membeberkan, ada sebuah rumus yang dapat dipakai untuk menemukan bakat agar para remaja ini nantinya dapat bekerja sesuai bidang yang mereka sukai dan kuasai, yaitu rumus 3P. Dengan memakai rumus tersebut akan menghasilkan yang namanya Passion to Profession.
"Untuk menjadikan hal yang kita sukai menjadi pekerjaan yang kita cintai adalah dengan 3P. P yang pertama yaitu potention. Kenali potensi apa yang paling besar, menonjol, dan paling kuat dalam diri kita. Kenapa harus yang paling kuat, tentu agar kuat juga dan unggul dalam persaingan. Ibarat mobil, semua mesinnya bisa dipakai untuk melaju, tapi tidak semua bisa dipakai untuk balapan. Jadi kalau mau balapan pakainya mobil balap, tapi kalau untuk bersaing di jalur yang lain, maka jenis mobilnya pun bebeda. Jadi tentukan potensi yang paling kuat nilainya, bukan nilai rata-rata," jelas Monic panjang lebar.
Kemudian P yang kedua adalah passion. Cari tahu apa hal yang paling disukai. Misalnya suka memasak, nah cari masakan yang paling spesifik menyenangkan saat memasak makanan-makanan itu. Tapi jangan lupa untuk mengeksplorasi bidang yang senang digeluti.
"Nah lanjut ke P yang ketiga yaitu personality. Pastikan kalau kamu punya personality yg mencerminkan kesesuain dengan karier. Contohnya, kamu pribadi yang teliti. Ketelitian yang kamu punya tentu dapat menunjang jika kamu memilih karier sebagai data entri atau koding. Jangan sampai salah, masuk jurusan karena tidak sesuai dengan kepribadianmu," tandasnya.
Baca Juga: Dear Ayah, Ini Cara Bonding dengan Anak Perempuan yang Beranjak Remaja
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Desil Tak Sesuai? Warga Bisa Sanggah Lewat Aplikasi Cek Bansos
-
Bendera Bulan Bintang Berkibar di Aceh, Akademisi Soroti Rekonsiliasi yang Belum Tuntas
-
Serangan Balik Febrie Adriansyah, Minta 74 Kg Emas dan Uang Tunai Dikembalikan
-
Pemain Keturunan Indonesia Laurin Ulrich Resmi Gabung Klub Bundesliga, Bakal Main di FIFA ASEAN Cup?
-
Tak Tembus Bundaran HI, Mahasiswa UI Bubar Sambil Ancam Bakal Demo Lagi Akhir Agustus
-
Subsidi Motor Listrik Berlaku September 2026
-
Karhutla di Indragiri Hulu Capai 434 Hektare, Didominasi Gambut Ditanami Sawit
-
Pendakian Gunung Gede Ditutup hingga 31 Agustus, TNGGP Pastikan Kondisi Pascakebakaran
-
Mensesneg Ungkap Status Guru PPPK Akan Dipindah Jadi Pegawai Pusat
-
Ulasan Drama Key To The Phoenix Heart: Penuh Intrik dan Konflik Kekuasaan