Suara.com - Alamak! Orang Korea Terapi 'Kematian' untuk Tekan Angka Bunuh Diri
Sudah menjadi rahasia umum jika warga Korea memiliki tingkat stres yang sangat tinggi. Saking tertekannya, banyak warga Korea yang memutuskan bunuh diri.
Untuk menekan masalah tersebut, banyak upaya yang sudah dilakukan. Salah satunya dengan membuka usaha penyembuhan mental dengan cara unik, yaitu dimakamkan layaknya jenazah. Terapi ini dibuat agar orang lebih menghargai hidup.
Melansir World of Buzz, sekitar 25 ribu orang penasaran dengan penyembuhan mental unik ini dan ikut terapi 'pemakaman massal' yang diadakan di Hyowon Healing Center.
Di sana, mereka dibuatkan simulasi kematian seolah mereka adalah jenazah yang siap dimakamkan.
Mereka akan membuat foto kematiannya sendiri dan memakai baju jenazah yang biasa digunakan ketika upacara kematian di Korea. Tak lupa, mereka menulis surat wasiat dan berakhir dengan tidur di peti mati tertutup selama 10 menit.
Kepala Hyowon Healing Center, Jeong Younh Mun mengungkapkan dengan terapi nyeleneh ini diharapkan orang-orang jadi bisa lebih menghargai hidup, sehingga memiliki kesempatan untuk memperbaiki keadaan.
Melalui cara ini juga, Jeong Younh Mun berharap angka kematian warga Korea karena bunuh diri bisa menurun.
"Saya mengajak orang-orang yang pernah terpikir untuk bunuh diri dan membalikkan keputusan mereka," kata Yong Mun.
Baca Juga: Fenomena Bunuh Diri di Gunungkidul, Warga Cerita Mitos 'Pulung Gantung'
Hal serupa juga diungkapkan Profesor Yu Eun Sil, ahli patologi dari Asan Medical Center. Ia menekankan pentingnya pengetahuan tentang kematian sejak dini.
"Sangat penting mempelajari serta mempersiapkan diri untuk kematian sejak usia muda," ujarnya.
Salah satu partisipan berusia 75 tahun, Sho Jae Hee merasakan manfaat dari terapi ini. "Ketika kamu sudah sadar akan kematian, dan mengalaminya sendiri, maka kamu bisa memandang kehidupan dengan cara berbeda," katanya.
Apakah kamu juga tertarik merasakan terapi "kematian" dengan cara dimasukkan ke dalam peti seperti jenazah ini? Jika iya, coba saja layanan nyeleneh ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
6 Bedak Padat Anti Air dengan Oil Control, Tahan Lama di Wajah Bebas Kilap Seharian
-
4 Rekomendasi Sabun untuk Mesin Cuci Front Loading, Minim Busa dan Aman Digunakan
-
Setelah Erika, Muncul Lagu 25 Karat dari ITB yang Bermuatan Pelecehan Seksual
-
5 Bedak Padat Wardah Untuk Menutupi Flek Hitam, Harga Murah Coverage Juara
-
5 AC Portable Terbaik untuk Kamar Kos yang Hemat Energi, Nggak Perlu Instalasi Ribet!
-
5 Rekomendasi Kulkas Dengan Watt Kecil Terbaik 2026, Efisien untuk Jangka Panjang
-
Terancam Mau Diblokade Iran, Laut Merah Ada di Negara Mana?
-
Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
-
Persiapan El Nino Godzilla: Ini 5 Rekomendasi Tabir Surya untuk Pelajar Cewek dan Cowok
-
Belum Kelar Skandal Mahasiswa Hukum UI, Muncul Isi Chat Mesum Diduga Guru Besar Unpad