Suara.com - Susah Sinyal di Pedalaman, Ganjar Pranowo Usulkan Wisata Sunyi di Jateng
Wisata Instagramable memang tengah menjadi tren dimana-mana. Hampir semua destinasi wisata menyulap area mereka menjadi lebih Instagenik agar menarik minat wisatawan.
Untuk melengkapi kebutuhan netizen yang haus eksistensi saat wisata, kebutuhan sinyal dan wi-fi menjadi fasilitas yang wajib disediakan.
Namun sayangnya tidak semua destinasi wisata di Indonesia, khususnya kawasan desa-desa pedalaman Jawa Tengah (Jateng) sudah didukung oleh sinyal kuat.
Menyoroti problem ini, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, justru melihat ada protensi wisata besar di daerah-daerah tersebut.
Menurutnya daerah-daerah yang masih sepi dan susah sinyal sangat berpotensi dijual untuk wisata kesunyian.
"Desanya bagus masih asri, suasananya sejuk, tapi dikeluhkan karena sinyal masih susah di sana. Lho, saya bilang justru bagus, potensi untuk jadi wisata kesunyian. Karena tidak semua wisatawan mencari keramaian. Bule-bule malah mencari suasana sepi untuk relaksasi. Mereka malah mencari kawasan yang belum banyak dikunjungi yang tidak bising," ungkap Ganjar Pranowo acara diskusi bertema Spirit Joglosemar Menuju Wisata Kelas Dunia bersama Famtrip Forum Wartawan Pariwisata (Forwapar) di Solo, Senin (18/11/2019).
Hal itu dikatakan Ganjar berdasarkan hasil survei lewat bincang singkat bersama turis-turis mancanegara yang pernah ia temui. Mereka bahkan bukan hanya tidak butuh sinyal, tetapi juga tidak butuh listrik. Wisatawan asing ingin menemukan ketenangan.
"Ketika saya tanya, 'butuhnya apa, sinyal, listrik? Tidak'. Mereka tidak butuh itu, mereka ingin menikmati suasana cozy, hidup bersama alam. Orang Rusia pernah tinggal di Karimun Jawa selama 10 hari, mereka makan makanan yang dimasak dari bahan baku yang ada di desa, mereka makan sambal pedas, dan mereka suka, itu artinya lidah mereka bisa menikmati," tambahnya.
Baca Juga: Promosi Wisata Kesehatan RI, Menkes Terawan: Kita Jual Kerokan
Lebih lanjut ia menyampaikan, turis-turis itu sudah mulai bosan dengan Bali yang selalu ramai. Makanya banyak turis Bali yang bergeser objek ke daerah Ubud untuk menemukan ketenangan. Nah, di Jawa Tengah itu masih banyak.
"Mereka malah mencari daerah yang tidak bisa dilalui mobil, dilewati motor, tapi hanya bisa tempuh dengan berjalan kaki atau bersepeda. Menikmati pemandangan alam, lereng, hutan, ngarai, gunung, menikmati suara alam, suara hewat, yang sangat nikmat," bebernya.
Wisata kesunyian menawarkan sensasi yang beda dari wisata lainnya. Pengunjung bisa mendapat pengalaman yang tidak biasa. Nantinya, desa-desa wisata itu bisa mendorong mereka berkunjung ke kawasan wisata seperti Dieng, Karimun Jawa, Sangiran, dan Borobudur, tambah Ganjar Pranowo.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali
-
Demi Jam Terbang, Persib Bandung Resmi Pinjamkan Henhen Herdiana ke PSM Makassar
-
Bejad, Oknum Guru Ngaji di Kota Serang Asusila Gadis Berusia 9 Tahun
-
Smart Stick Berbasis AI Karya Siswa Indonesia Dilirik Profesor China, Apa Keunggulannya?
-
Gamer Siap-Siap! Nintendo Switch dan Switch 2 Bakal Resmi Masuk Indonesia Desember 2026