Suara.com - Ada yang Tunjukan Gejala Depresi di Medsos, Ini yang Harus Kamu Lakukan!
Media sosial kerap menjadi wadah berkeluh-kesah. Masyarakat yang biasanya disebut warganet ini bebas menuangkan opini, foto, meme atau tulisan untuk menyalurkan emosi.
Tidak jarang di antara mereka bukan hanya mengeluh tetapi juga menunjukkan tanda-tanda hilang arah yakni mengekspose kesedihan, keterpurukan atau menunjukkan kemarahan dan keputus-asaan.
Misal lewat unggahan ekstrim seperti mengaku ingin mati, mengunggah foto atau video sedang menangis, atau bahkan mengunggah gambar-gambar penuh darah.
Kalau sudah begitu, apa yang harus kita lalukan sebagai penonton di media sosial?
Menurut Mario Carl Joseph, M.Psi., psikolog klinis dewasa dari MS School & Wellbeing Center, apapun yang diunggah di media sosial tidak bisa benar-benar menyimpulkan apakah orang bersangkutan mengalami stres atau tidak.
"Di media sosial itu ada dua,misal pura-pura buruk atau pura-pura baik-baik saja. Itu yang agak sulit ditemukan di media sosial, apakah mengeluh kerena stres, atau bisa jadi hanya cari perhatian," katanya.
Namun yang paling penting kata Mario, bagaimana kita sebagai pemirsa atau pengikut di media sosial perlu menjaga sikap ketika melihat orang-orang yang menunjukkan tanda-tanda depresi di media sosial.
Beberapa pantangan, kata Mario, jangan menghakimi, jangan menyetir apa yang harus mereka lakukan dan jangan bertanya terlalu dalam. "Cukup berikan semangat, dan tunjukkan kalau kita peduli."
Baca Juga: Waduh, Gampang Baperan Bisa Jadi Gejala Anda Depresi
Lebih dari itu, Mario berharap adanya dukungan real bagi orang yang menjunjukkan depresi di media sosial. Contohnya dengan dukungan psikososial.
"Ada psikososial support yangg harus diberikan. Kita lakukan dengan memberikan waktu dan dukungan. Misal dengan mendengar, tidak perlu menghakimi dia salah atau benar. Dengar keluh kesahnya dan kedua, berikan rujukan. Kita punya keterbatasan tapi setidaknya mendengar keluh kesahnya," tutup Mario.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
Terkini
-
5 Parfum Lokal Aroma Soapy yang Cocok untuk Cuaca Panas, Wangi Segar Sepanjang Hari
-
Mati Lampu, Makanan Tahan Berapa Lama di Kulkas? Hindari 3 Kesalahan Ini agar Tetap Awet
-
Bukan Sekadar Tempat Wisata: Industri Pariwisata Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Lokal
-
3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
-
Denim, Gaya Hidup, dan Masa Depan Fashion Berkelanjutan
-
Nutrisi Maksimal, Tanpa Rasa Lepek: Jawaban Baru untuk Rambut Helai Tipis Perempuan Aktif
-
Apakah Sariayu Cream Foundation Tahan Lama? Ini Klaim dan Review Jujur Pembeli
-
Pasang AC Kamar Bagusnya di Mana? Ini 4 Posisi yang Baik Menurut Feng Shui
-
5 Filter Air untuk Sumur Berkapur dan Berpasir, Solusi Air Rumahan yang Keruh
-
Finukhu: Tradisi Pangan, Alam, dan Pengetahuan yang Terbungkus Daun Fotefea dari Sentani