Suara.com - Ada berbagai penyebab yang bisa membuat penumpang pesawat dikeluarkan dan tidak diizinkan ikut terbang.
Tak cuma karena mabuk atau membuat keributan, pilihan baju ternyata juga bisa menyebabkan masalah dan membuat penumpang batal terbang.
Melansir dari laman Gattonstar.com.au, belum lama ini ada sebuah unggahan di situs Reddit yang dibuat oleh agen penerbangan di pintu keberangkatan.
Menurut agen penerbangan ini, mereka yang bertugas di pintu keberangkatan bisa melarang penumpang dengan baju-baju tertentu untuk naik pesawat.
"Jangan gunakan pakaian dengan kata-kata makian," tulis mereka.
"Kami tidak bisa menaikkan penumpang dengan pakaian yang memiliki kata-kata kasar. Anda harus mengganti pakaian karena hal ini bisa menyinggung penumpang lain."
Perlu diketahui, insiden penumpang yang dikeluarkan dari pesawat karena memakai baju dengan tulisan tidak pantas pernah terjadi tahun 2015 silam.
Saat itu, seorang mahasiswa dari Amerika Serikat dikeluarkan dari penerbangan Southwest Airlines karena memakai kaos bertuliskan "f***ing".
Selain pakaian dengan kata-kata tidak pantas, pakaian yang terlalu terbuka juga sebaiknya dihindari.
Baca Juga: Bikin Panik, Maskapai Ini Batalkan Penerbangan Ribuan Penumpang
Sebelumnya, seorang penumpang perempuan di maskapai Jetstar dan Thomas Cook Airlines pernah diusir karena memakai atasan crop top yang dirasa terlalu terbuka.
Selain itu, ada pula insiden wanita yang diusir dari penerbangan maskapai easyJet karena mengenakan pakaian tembus pandang yang dirasa tidak cocok lantaran ada anak-anak di pesawat.
Tak cuma masalah pakaian, agen penerbangan ini juga mengungkapkan hal-hal lain yang bisa membuat penumpang dilarang naik pesawat.
Salah satunya, penumpang yang mabuk biasanya akan dihentikan dan tidak diizinkan naik ke pesawat.
Tidak hanya itu, mereka juga merekomendasikan agar penumpang penerbangan internasional tiba di bandara tiga jam sebelum penerbangan, memastikan alat elektronik sudah dikeluarkan dari bagasi, dan memperhatikan jumlah cairan yang boleh dibawa masuk ke dalam kabin pesawat agar tidak menimbulkan masalah.
Berita Terkait
-
InJourney Airports Catat 3,15 Juta Orang Mudik via Pesawat, Tertinggi Sejak Pra-Pandemi
-
5 Spot Belanja Pakaian Lebaran yang Ramah Kantong di Jakarta
-
Tren Parfum Makin Naik, Wangi Kini Bisa Dimulai dari Merawat Pakaian
-
Belanja Pakaian Naik Tapi Pabrik Tekstil Boncos, Kemenperin: Impor Terus
-
Decluttering saat Ramadan, Tren Mindful yang Bikin Hati dan Rumah Lebih Lega
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Arti Syawalan dan Sejarah Tradisi Kupatan di Jawa
-
Hindari Macet, Kapan Waktu Terbaik Berangkat Arus Balik agar Sampai di Jakarta Pagi Hari?
-
Promo Superindo Terbaru 24 Maret: Susu, Frozen Food, dan Aneka Isi Kulkas Diskon hingga 35 Persen
-
5 Minuman untuk Menurunkan Kolesterol Secara Alami Setelah Lebaran
-
4 Zodiak Paling Berkilau dan Banjir Rezeki di 24 Maret 2026
-
Terpopuler: 7 Promo Sepatu Adidas Murah hingga Tinted Sunscreen Terbaik
-
Ramalan Shio Hari Ini 24 Maret 2026: Babi hingga Ayam Dihujani Keberuntungan
-
8 Makanan yang Menurunkan Kolesterol dengan Mudah usai Lebaran
-
Contoh Ikrar Syawalan Bahasa Jawa Singkat dan Artinya, Bikin Momen Halalbihalal Makin Khidmat
-
Waspada! 5 Ciri Kolesterol Tinggi pada Wanita yang Sering Diabaikan Usai Lebaran