Suara.com - Siapa yang tidak panik jika tiba-tiba mendapatkan informasi bahwa pesawat batal terbang?
Bukan cuma satu atau dua penerbangan saja, ribuan travelers belum lama ini dibuat panik karena maskapai mereka tiba-tiba mengirimkan informasi soal pesawat batal terbang.
Melansir dari laman Travel and Leisure, insiden tersebut melibatkan maskapai Frontier Airlines dan penumpang mereka.
Pada Kamis malam, para penumpang Frontier Airlines tiba-tiba saja mendapatkan email. Email tersebut menyebutkan bahwa ada masalah pada penerbangan yang dipesan dan traveler harus segera menghubungi perusahaan.
"Kepada konsumen yang terhormat, Frontier Airlines baru-baru ini membuat perubahan yang memengaruhi sebagian dari perjalanan Anda. Tolong hubungi Frontier Airlines untuk memesan akomodasi kembali," bunyi email tersebut.
Sontak saja, ribuan penumpang yang menerima email tersebut dibuat panik. Terlebih, email itu sama sekali tidak menyebutkan penerbangan mana yang bermasalah.
Akibatnya, ribuan penumpang pun langsung berusaha menghubungi Frontier Airlines. Banyaknya penumpang yang mencoba menelepon pun membuat jaringan telepon Frontier Airlines sibuk.
Di sisi lain, ada juga penumpang yang memilih untuk bertanya dan memprotes ke akun media sosial @FlyFrontier.
Masalah baru teratasi beberapa jam kemudian. Rupanya, pihak Frontier Airliner telah salah mengirimkan email ke semua pelanggan mereka.
Baca Juga: Beli Tiket Rp12 Juta, Penumpang Ini Geram Sriwijaya Air Batal Terbang
"Malam ini, masalah teknis membuat email soal pembatalan terbang pesawat dikirimkan ke penumpang," tulis maskapai tersebut lewat Twitter. "Email ini salah dikirim. Kami minta maaf sebesar-besarnya. Anda bisa mengonfirmasi penerbangan Anda dengan memasukkan nomor konfirmasi di laman web kami."
Sebagai tambahan, maskapai Frontier Airlines juga menginvestigasi bagaimana kesalahan tersebut bisa terjadi.
Untung saja, tak ada satu pun dari penumpang yang penerbangannya benar-benar dibatalkan akibat kesalahan ini.
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
Usut Manipulasi Pajak, Kejagung Tunggu Hasil Audit Penghitungan Kerugian Negara dari BPKP
-
Kemenkes Bangun 66 RS Tipe C di Daerah Terpencil, Apa Saja Fasilitas Canggihnya?
-
KPK Ungkap Ada Jatah Bulanan Rp7 Miliar ke Bea Cukai Agar Tak Cek Barang Bawaan PT Blueray
-
Terkuak! Alasan Kejagung Pertahankan Cekal Saksi Kasus Korupsi Pajak Walau KUHP Baru Berbeda
-
Skema Belajar Ramadan 2026: Pemerintah Minta Sekolah Perkuat Pendidikan Karakter
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Polda Metro Jaya Periksa Pandji Pragiwaksono Hari Ini Terkait Kasus Mens Rea
-
Truk Tabrak Separator, Ribuan Penumpang Transjakarta Terjebak Macet Parah di Tanjung Duren
-
OTT Bea Cukai: KPK Sita Rp40,5 Miliar, Termasuk Emas 5,3 Kg dan Uang Valas
-
Manipulasi Jalur Merah, KPK Tahan Direktur P2 Bea Cukai dan Empat Tersangka Korupsi Importasi